Breaking News:

Mudik Lebaran 2021

Pemkab Konawe Keluarkan Edaran Larangan Mudik Keluar dan Masuk Lintas Kabupaten

Larangan itu sebagai upaya pengendalian corona virus desease 2019 (Covid-19) selama bulan Ramadan dan Idulfitri.

(Arman Tosepu/TribunnewsSultra.com)
Sekretaris Kabupaten (Sekab) Konawe Ferdinand Sapan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe mengeluarkan surat edaran (SE) tentang larangan mudik Lebaran 2021. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONAWE - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe mengeluarkan surat edaran (SE) tentang larangan mudik Lebaran 2021.

Larangan itu sebagai upaya pengendalian corona virus desease 2019 (Covid-19) selama bulan Ramadan dan Idulfitri.

Surat yang ditandatangani oleh Sekretaris Kabupaten (Sekab) Konawe Ferdinand Sapan ini mulai berlaku Tanggal 05 Mei 2021 hingga 24 Mei 2021.

Larangan mudik berlaku bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan roda dua dan empat lintas kota/kabupaten/provinsi.

Baca juga: Larangan Mudik, Polda Sultra Siapkan 17.432 Personel Pengamanan, Jamin Tak Akan Kewalahan

Baca juga: Bupati Konawe Kery Konggoasa ‘Ngamuk’ Soal Pulau Bokori, Pemprov Minta Surati Gubernur Ali Mazi

Sedangkan untuk perjalanan selama bulan Ramahan, dikecualikan bagi pelayanan distribusi logistik dan pelaku non mudik.

"Perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan anggota keluarga meninggal, ibu hamil didampingi satu orang dan kepentingan persalinan didampingi maksimal dua orang," tulis dalam surat edaran tersebut yang diterima TribunnewsSultra.com, Selasa (04/5/2021).

Pemkab Konawe juga mewajibkan surat izin perjalanan tertulis atau surat izin keluar/masuk (SIKM).

Selain itu, Pemkab Konawe menekankan optimalisasi pelaksanaan fungsi posko Covid-19 tingkat Desa/Kelurahan.

Posko Covid-19 tingkat desa/kelurahan dan satuan tugas posko tetap beroperasi dan menjalankan fungsinya selama Ramadan dan IdulFitri 1442 hijriah.

Masyarakat juga diimbau untuk sahur dan buka puasa bersama keluarga satu rumah.

"Melakukan silaturahmi secara virtual, membatasi pertemuan fisik dengan anggota keluarga atau kerabat lainnya yang tidak satu rumah," lanjut surat tersebut.

Baca juga: Mudik di Sulawesi Tenggara Dilarang, KSOP Kendari Malah Sediakan 29 Kapal untuk Angkut Pemudik

Baca juga: Mudik Lintas Kabupaten dan Kota di Sultra Dilarang, Dishub Sultra: Kecuali Perjalanan Dinas

Seluruh elemen masyarakat diwajibkan mensosialisasikan peniadaan mudik serta upaya pengendalian Covid-19 selama Ramadan dan hari raya.

Pelanggaran terhadap surat edaran bernomor 443.4/248/2021 Tahun 2021 ini akan dikenakan sanksi berdasarkan dengan peraturan perundang-undangan.(*)

(TribunnewsSultra.com/Arman Tosepu)

Penulis: Arman Tosepu
Editor: Fadli Aksar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved