Selasa, 5 Mei 2026

Data Penerima Bansos Tunai Tahap Terakhir di Kendari Berkurang 5 Ribu Orang, Ada Apa?

Padahal ribuan warga tersebut sudah 11 kali menerima bantuan tunai itu sejak awal pandemi Covid-19 April 2020 silam.

Tayang:
Penulis: Muhammad Israjab | Editor: Fadli Aksar
zoom-inlihat foto Data Penerima Bansos Tunai Tahap Terakhir di Kendari Berkurang 5 Ribu Orang, Ada Apa?
(Muhammad Israjab/TribunnewsSultra.com)
Suasana pencairan bantuan sosial tunai (BST) di Kantor Pos Lepo-Lepo, Jl D I Panjaitan Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (14/4/2021). 

Penyaluran BST di Kota Kendari sudah memasuki tahap 12 dan 13 atau Maret dan April.

Jumlah diterima sebesar Rp600 ribu terhitung sejak bulan Maret dan April masing-masing sebanyak Rp300 ribu.

Nomor KTP Tidak Valid

Penyebab warga Kota Kendari tidak menerima bantuan sosial tunai (BST) karena nomor induk kependudukan atau NIK dengan kartu keluarga atau KK tidak valid.

Sebelumnya, Wa Ene warga Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu, Kota Kendari kaget karena tidak termasuk penerima BST, padahal selama ini selalu menerima.

Koordinator pendamping dari Dinas Sosial (Dinsos) Kendari, Saida Festi Muna Mbotu mengatakan bantuan akan disalurkna pada warga yang memliki identitas yang valid.

"Bantuan itu fokusnya pada NIK dan KK. Kalo keduanya tidak valid dengan Dukcapil otomatis akan menghambat bantuan, sebab fokus kami hanya melakukan pendampingan," katanya saat ditemui, Rabu (14/4/2021).

Penerima BST hasil validasi merupakan kewenangan Kementerian Sosial (Kemensos).

Baca juga: Apa Itu Bantuan Sosial Tunai atau BST Diterima Warga Setiap Bulan, Cara Cek Penerima dan Pencairan

Baca juga: Cek dtks.kemensos.go.id untuk Cek Nama Penerima Bansos Rp 300 Ribu dan Cairkan Dana BST

Sehingga, warga yang tak terima BST seperti dialami Wa Ene tak diketahui para pendamping termasuk Saida.

Bukan itu saja, tak terdaftarnya sebagai penerima BST dimungkinkan telah menerima jenis bantuan sosial lain pemerintah.

Seperti bantuansosial pangan (BSP), bantuan pangan non tunai (BPNT), serta bantuan program keluarga harapan (PKH). (*)

(TribunnewsSultra.com/Muhammad Israjab)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved