Jalan Rusak di Sulawesi Tenggara

Pengendara Keluhkan Sulitnya Melintasi Jalan Rusak di Morosi, Berlumpur hingga Kerap Terjebak

Ansarullah saat dihubungi TribunnewsSultra.com mengatakan kendaraan baik roda dua maupu roda empat sangat sulit melewati jalan tersebut.

Penulis: Arman Tosepu | Editor: Fadli Aksar
Fadli Aksar/TribunnewsSultra.com)
Jalan rusak di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), sulit dilalai kendaraan, sebab, setiap musim hujan jalanan berlumpur hingga berlubang cukup dalam. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONAWE - Pengguna jalan nasional di Desa Paku Jaya, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) mengeluhkan kondisi jalan yang rusak parah.

Ansarullah mengatakan motor dan mobil sulit melewati jalan tersebut.

"Mobil tidak bisa, motor juga sulit," kata Ansarullah, kepada TribunnewsSultra.com, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jum'at (09/4/2021).

Bahkan, saat ia melewati jalan tersebut, kondisinya berlumpur, sehingga ia tak ingin kembali melewati jalan itu.

"Kalau pengendara yang tidak paham medan akan terjebak di lumpur, bahkan bisa sampai mogok," katanya.

Baca juga: 16 Kilometer Jalan Rusak di Morosi, BPJN: Itu Karena Banyak Mobil Tambang yang Lewat

Baca juga: Respon Komisi III DPRD Sultra Soal Jalan Rusak di Konawe Selatan: Jangan Salahkan Gubernur Ali Mazi

Sebelumnya, Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional atau BPJN XXI Kendari, Sultra, Yohanis Tulak Todingrara mengeluhkan, jalan rusak di Morosi diperparah oleh kendaraan operasional tambang.

Bahkan jalan rusak hingga sepanjang 16 kilometer, semakin parah jika dilalui kendaraan yang bermuatan lebih.

"Jalan rusak morosi yang dalam tahap pengerasan itu, sulit diperbaiki hal itu dikarenakan banyaknya mobil tambang yang melintasi jalur tersebut," ujar Yohanis, Jumat (09/04/2021).

Menurutnya, jalan yang berada di Morosi Kabupaten Konawe, itu tak kunjung diperbaiki, karena saat ini proyek pengerjaan jalan masih dalam tahap lelang.

Untuk itu, pihaknya masih berupaya agar kondisi jalan tidak semakin parah saat dilalui kendaraan sebelum pengerjaan dimulai.

"Perbaikan jalan di Morosi ada sekira 16 kilometer, pihak kami masih mencari solusi buat kendaraan yang bermuatan berlebih," kata Yohanis. 

Sementara mengenai proses tender, lanjut Yohanis, kemungkinan sebulan bahkan bulan depan bisa dilakukan perbaikan.

Baca juga: Dinas Bina Marga Sultra Akui Masih Banyak Jalan Rusak, Anggaran Hanya Rp300 Juta

Baca juga: DPRD Sultra: Ada Uang Rp19 Miliar Tapi Tak Bisa untuk Perbaikan Jalan

Jalan Nasional di Sultra sekira 1.400 kilometer.

Untuk jalan rusak di Sultra, ia belum bisa memastikan berapa jalan yang bagus dan mengalamai kerusakan.

Hal itu dikarenakan kata Yohanis, karena pihaknya terus memperbaiki serta melakukan pemeliharaan jalan.

"Belum bisa dipastikan berapa yang melintasi jalan tersebut namun sekira ratusan unit," ujar Yohanes(*)

(TribunnewsSultra.com/Arman Tosepu)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved