Pemilihan Rektor UHO

Penyebab 5 Bakal Calon Rektor UHO Tersingkir: Lewat Umur, Tidak Setor LHKPN, hingga Catatan Plagiat

Ketua Panitia Pilrek UHO, Weka Widyawati, menjelaskan, balon rektor yang tidak lolos berkas ini karena tidak memenuhi sejumlah kriteria.

Penulis: Amelda Devi Indriyani | Editor: Fadli Aksar
Dok.Tribunnewssultra.com/Amelda Devi
Wakil Rektor II Bidang Umum dan Keuangan UHO Weka Widyawati yang juga sebagai Ketua panitia Pemilihan Rektor UHO saat ditemui TribunnewsSultra diruang kerjanya, lantai 4 gedung rektorat UHO, Rabu (31/3/2021) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Langkah lima bakal calon (Balon) Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) harus terhenti di tahap seleksi berkas.

Menyusul Panitia Pemilihan Rektor (Pilrek) UHO 2021-2025 menyatakan 7 dari 12 Balon lolos berkas.

Ketua Panitia Pilrek UHO Weka Widyawati mengatakan, penetapan hasil seleksi berkas calon rektor melalui Rapat Senat tertutup, Rabu (31/3/2021).

Ketua Panitia Pilrek UHO, Weka Widyawati, menjelaskan, Balon rektor yang tidak lolos berkas ini karena tidak memenuhi sejumlah kriteria.

Baca juga: 7 Bakal Calon Rektor UHO Lolos Berkas, 5 Terdepak, Berikut Daftarnya

Baca juga: BREAKINGNEWS: Rapat Senat Penetapan Calon Rektor UHO Hanya Dihadiri Beberapa Anggota Senat

"Ada yang permasalahannya di umur, lewat 60 tahun pada saat berakhirnya masa jabatan Rektor. 60 tahun 4 bulan tidak bisa," kata Weka, di Gedung Rektorat UHO, Rabu (31/3/2021).

Tak hanya itu, Weka menyebut 5 balon yang terdepak memiliki masalah pada syarat jabatan.

Jabatan dimaksud adalah pengalaman menejerial Unit Pelaksana Teknis (UPT) tetapi non-akademik.

Calon Rektor merupakan anggota pusat studi di bawah lembaga penelitian pengabdian, sementara persyaratannya adalah ketua lembaga.

"Ada juga yg hampir sama, karena ada yang tidak menyerahkan DP3 penilaian kinerja pegawai 2 tahun terakhir, ada yang hanya 1 tahun," tambahnya.

Kemudian, ada persyaratan yang harus dipenuhi tidak pernah melakukan plagiat.

Pernyataan tidak plagiat itu harus dibuat menggunakan memakai materai.

"Dia terbukti, pada tahun 2014 ada pernyataan dari yang bersangkutan, tidak akan melakukan plagiat lagi. Tapi jejak digital itukan selalu ada, bahkan ada surat teguran," tambahnya.

Baca juga: Ini Harapan Ketua Korps PMII Komsat UHO untuk Rektor UHO 2021-2025

Baca juga: Mahasiswa FEB UHO Ini Minta Rektor UHO Periode 2021-2025 Bisa Ciptakan Generasi Religius

Selanjutnya, ada bakal calon yang tidak lolos tidak menyetorkan bukti penyerahan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN).

7 Balon Lolos Berkas

Sebanyak 7 bakal calon Rektor UHO dinyatakan lolos seleksi berkas, sedangkan 5 orang sisanya terdepak.

Ketua Panitia Pilrek UHO Weka Widyawati mengatakan, penetapan hasil seleksi berkas calon Rektor UHO melalui Rapat Senat tertutup.

Pengumuman hasil seleksi berkas digelar di gedung Rektorat UHO, Jl HEA Mokodompit, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (31/3/2021).

"Hasil rapat menetapkan 7 bakal calon balon rektor dinyatakan lolos seleksi berkas," kata Weka.

Berikut 7 nama bakal calon Rektor UHO lolos berkas:

Dr. Mohammad Salam, S.Pd., M.Si.,

Prof. Dr. Muhammad Zamrun F., S.Si., M.Si., M.Sc.

Prof. Ma'ruf Kasim, S.Pi.,M.Si.,Ph.D

Prof. Buyung Sarita., S.E.,M.S.,Ph.D,

Dr. Bahtiar, M.Si

Mustarum Musaruddin, S.T.,M.IT.,Ph.D. 

Prof. Dr. Muhammad Nurdin, M.Sc .

Weka mengatakan proses seleksi ini murni hasil suara 113 senat, tidak ada seleksi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Hasil penetapan rapat senat ini akan disampaikan ke kementerian.

"Tadi kami sepakat, untuk sementara tanggal 12 April, akan kami ajukan ke Kementerian, jika disetujui disana kita akan laksanakan di tanggal 12 itu," jelasnya.

Sembari menunggu waktu penyampaian visi misi, Balon akan menyiapkan visi-misi dan menyetor ke panitia.

Visi-misi akan disampaikan pada 12-16 April mendatang, di rapat Senat terbuka.

Weka berharap, penyampaian visi misi dan pemilihan 3 besar dapat diselesaikan dalam 1 hari.

"Nanti di rapat Senat terbuka penyampaian visi-misinya oleh 7 balon secara bergantian. Siang atau sorenya dilanjutkan pemilihan untuk sampai ke calon yakni 3 calon rektor, inikan baru bakal calon," jelasnya.

Bakal CalonRektor UHO

Sebelumnya, sebanyak 12 bakal calon Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), mengembalikan berkas pendaftaran pemilihan.

Penerimaan berkas bakal calon Rektor UHO berakhir pada Jumat (26/3/2021) lalu.

Dari 12 bakal calon rektor yang mendaftar, 5 orang di antaranya merupakan guru besar atau professor (prof).

Salah satunya Prof Dr Muhammad Zamrun F SSi MSi MSc yang saat ini menjabat Rektor UHO.

Sebanyak 7 bakal calon rektor lainnya bergelar doktor.

Doktor jebolan berbagai universitas di Indonesia bahkan luar negeri tersebut akan menantang 5 profesor pada Pemilihan Rektor UHO.

Berikut daftar guru besar dan doktor yang menjadi bakal calon rektor selengkapnya:

5 Guru Besar atau Profesor

1. Prof Dr Muhammad Zamrun F SSi MSi MSc: menyetor berkas ke panitia pada Kamis (18/3/2021) pukul 14.00 wita.

2. Prof Ma'ruf Kasim SPi MSi PhD: menyetor berkas ke panitia pada Selasa (23/3/2021) pukul 09.30 wita.

3. Prof Buyung Sarita SE MS PhD: menyetor berkas ke panitia pada Rabu (24/3/2021) pukul 09.55 wita.

4. Prof Dr Muhammad Nurdin MSc: menyetor berkas ke panitia pada Jumat (26/3/2021) pukul 09.55 wita.

5. Prof Dr Nurlansi MSi: menyetor berkas ke panitia pada Jumat (26/3/2021) pukul 13.15 wita.

7 Doktor:

1. Ir H Yani Taufik MSi PhD: menyetor berkas ke panitia pada Selasa (23/3/2021) pukul 09.00 wita.

2. Dr Mohammad Salam SPd MSi: menyetor berkas ke panitia pada Senin (15/3/2021) pukul 08.53 wita.

3. Dr Bahtiar MSi: menyetor berkas ke panitia pada Rabu (24/3/2021) pukul 10.00 wita.

4. Dr Eng Jamhir Safani SSi MSi: menyetor berkas ke panitia pada Rabu (24/3/2021) pukul 10.06 wita.

5. Dr Ir Anas Nikoyan MSi: menyetor berkas ke panitia pada Rabu (24/3/2021) pukul 10.12 wita.

6. Mustarum Musaruddin ST MIT PhD: menyetor berkas ke panitia pada Jumat (26/3/2021) pukul 09.00 wita.

7. Dr Abdi SP MP: menyetor berkas ke panitia pada Jumat (26/3/2021) pukul 13.35 wita.

Pendaftaran Berakhir

Sebelumnya, pendaftaran atau penerimaan berkas bakal Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) periode 2021-2025 telah berakhir.

Ketua Panitia Pemilihan Rektor (Pilrek) UHO, Weka Widyawati mengatakan pendaftaran atau penerimaan berkas bakal calon rektor berakhir pada Jumat (26/3/2021).

Weka menyebut 12 pendaftar calon rektor telah menyetor berkas kepada panitia.Selanjutnya, panitia akan menyeleksi berkas dari 12 bakal calon rektor yang sudah memasukkan berkas pendaftaran.

“Setelah penutupan pendaftaran, kami akan melanjutkan ke tahapan seleksi administrasi sampai 30 Maret 2021,” ujarnya.

Suasana gedung Rektorat Universitas Haluoleo (UHO) menjelang Pemilihan Rektor (Pilrek) UHO periode 2021-2025 saat diabadikan, Rabu (31/03/2021).
Suasana gedung Rektorat Universitas Haluoleo (UHO) menjelang Pemilihan Rektor (Pilrek) UHO periode 2021-2025 saat diabadikan, Rabu (31/03/2021). (Amelda/ TribunnewsSultra.com)

Weka menjelaskan setelah tahapan seleksi administrasi, selanjutnya akan memasuki tahapan penetapan oleh senat pada 31 Maret.

Pascapenetapan calon, pihaknya akan menyampaikan hasil penjaringan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Setelah itu, dilanjutkan dengan penerimaan dokumen dan pemaparan visi, misi, dan program kerja, dalam rapat senat terbuka pada April 2021 mendatang. 

Selanjutnya, pemilihan dalam rapat senat tertutup dan penyerahan hasil pemilihan calon rektor serta penyampaian calon terpilih kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud).

Waktu pelaksanaan pemilihan jika mengacu pada jadwal yang ditentukan, akan berlangsung pada 3 Mei-31 Juni 2021 melalui rapat senat tertutup.(*)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved