Breaking News:

Briptu Herlis Telepon Sang Ayah Sepekan Sebelum Tertembak, Janji Pulang Kampung Setelah Bertugas

Briptu Herlis gugur dalam baku tembak dengan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), Rabu (3/3/2021).

Editor: Sitti Nurmalasari
handover
Sosok Briptu Herlis Pombili, anggota Brimob asal Kolaka Utara yang gugur dalam baku tembak kelompok MIT Poso. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Briptu Herlis Pombili gugur dalam baku tembak dengan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), Rabu (3/3/2021).

Sepekan sebelum gugur anggota Brimob Polda Sulteng yang berasal dari Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra) itu sempat berkomunikasi dengan sang Ayah.

Sebelum masuk ke dalam hutan untuk memburu teroris MIT Poso, ia menelpon sang Ayah untuk pamit dan meminta izin.

Sepupu Briptu Herlis, Asti (35), mengatakan dalam komunikasi terakhir itu, sepupunya sempat menyelipkan janji kepada sang Ayah.

Anak ketiga dari empat bersaudara ini berjanji begitu keluar dari hutan akan pulang kampung di Desa Kondara, Kecamatan Pakue, Kolaka Utara untuk menemui sang Ayah.

"Dia janji keluar dari hutan mau pulang kampung halaman ketemu Ayahnya," jelas Asti.

Asti menambahkan keluarga tidak percaya menerima kabar kepergian Briptu Herlis saat masih bertugas.

“Komunikasi terakhir itu. Makanya kami masih tidak percaya. Sebelum masuk hutan dia pamit ke Ayahnya," cerita Asti.

Briptu Herlis termasuk sosok penyayang dan pendiam di mata keluarga.

"Dia angkatan 2013, terakhir saya jemput waktu dia pulang dari pendidikan. Kalau ibunya sudah meninggal, Ayahnya yang selama ini berkomunikasi dengan dia," ucap Asti.

Halaman
123
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved