Breaking News:

Harusnya di Penjara, Wakil Ketua DPRD Malah Kepergok Makan di Restoran Kendari, Rutan Sebut Covid-19

Namun, legislator Konkep tersebut, Selasa (23/02/2021), malah kepergok makan malam disalah satu restoran di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

kolase foto (handover)
Kolase foto Wakil Ketua DPRD Konawe Kepulauan Imanuddin (foto kiri) dan Kepala Rutan Kelas IIB Unaaha Herianto. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONAWE - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Konawe Kepulauan ( DPRD Konkep), Imanuddin, harusnya masih mendekam dalam penjara.

Namun, legislator Konkep tersebut, Selasa (23/02/2021), malah kepergok makan malam disalah satu restoran di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Wakil Ketua DPRD Konkep tersebut harusnya masih mendekam di dalam penjara.

Imanuddin merupakan narapidana kasus Pidana Pemilihan Umum (Pemilu) yang telah divonis bersalah oleh Pengadilan Tinggi (PT) Sultra.

Ketua Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Konawe Kepulauan itu divonis 3 bulan 15 hari penjara.

Baca juga: TERUNGKAP Penyebab Legislator Kendari dari PDI Perjuangan Terima BLT UMKM atau BPUM Rp2,4 Juta

Baca juga: Wakil Ketua DPRD Konkep Terpidana Kasus Penghinaan Tak Berada di Rutan, Kedapatan Makan di Kendari

Baca juga: Gubernur Sultra Akan Melantik Bupati-Wakil Bupati Terpilih, Butur, Koltim, Konkep 26 Februari 2021

Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Unaaha, Kabupaten Konawe, Sultra, Herianto, dengan cepat memberikan klarifikasi terkait hal tersebut.

Kepala Rutan Unahaa tidak menampik mengenai Imanuddin yang kedapatan sedang makan di Kota Kendari.

Dia menganggap peristiwa itu kebetulan.

“Kalau tidak makan ya bagaimana, kebetulan saja didapat disitu,” kata Herianto saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (24/2/2021).

RUTAN UNAAHA - Kepala Rumah Tahanan Kelas IIB Unaaha, Herianto, saat ditemui di ruang kerjanya, di Desa Lolonggowuna, Kecamatan Tongauna, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Rabu (24/2/2021).
RUTAN UNAAHA - Kepala Rumah Tahanan Kelas IIB Unaaha, Herianto, saat ditemui di ruang kerjanya, di Desa Lolonggowuna, Kecamatan Tongauna, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Rabu (24/2/2021). (TribunnewsSultra.com/Arman Tosepu)

Herianto mengatakan, napi tersebut masuk ke rutan dalam keadaan reaktif Covid-19 pada 15 Februari 2021 lalu.

Halaman
12
Penulis: Arman Tosepu
Editor: Aqsa
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved