Anti Mainstream, Pasangan Ini Lebih Pilih Tinggal di Bus Tingkat Tua Daripada Rumah
Pasangan ini memilih menjadikan sebuah bus tingkat tua sebagai rumah atau tempat tinggalnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/rumah-bus.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Keinginan memiliki rumah tinggal yang berbeda dan tidak biasa, ditunjukkan pasangan asal London, Inggris, Charlie MacVicar (26 tahun) dan Luke Walker (27 tahun).
Pasangan ini memilih menjadikan sebuah bus tingkat tua sebagai rumah atau tempat tinggalnya.
Hal ini dikarenakan keduanya tidak terlalu tertarik tinggal di rumah seperti orang pada umumnya.
Tak hanya itu, mereka menilai tinggal di rumah terlalu mahal. Sebab, banyak biaya yang akan dikeluarkan, baik pajak dan lain sebagainya.
Keduanya kemudian membeli sebuah bus tingkat tua, yang sudah tidak terpakai pada tahun 2017 lalu.
Bus ini dibeli dari sebuah perusahaan bus bernama Go Ahead London seharga 2.500 euro atau sekitar Rp42 juta.
Selanjutnya, mereka merenovasi bus tersebut menjadi rumah mewah yang menyenangkan.
Pasangan ini menghabiskan biaya sebesar 15.000 euro atau sekitar Rp255 juta untuk mengubah fungsi bus tersebut menjadi layaknya rumah.
Total uang yang mereka keluarkan untuk membeli dan merenovasi bus tersebut sebesar Rp297 juta.
Untuk mengubah bus tingkat tua menjadi sebuah rumah tinggal bukanlah hal yang mudah.
Charlie dan Luke merombak ruang inti bus yang dipenuhi bangku penumpang.
Semua kursi dilepas, termasuk tiang-tiang penyangga.
Setelah itu, mereka mulai merenovasi dan mendesain letak dan ruang yang ingin diwujudkan.
Seperti kamar tidur, dapur, kamar mandi, ruang tamu, dan juga tempat untuk meletakkan seluruh furnitur.
Rumah yang dapat berpindah tempat