Rabu, 6 Mei 2026

Marah Warungnya Dirazia, Pria Ini Ngaku Keluarga Polisi dan Geruduk Rumah Lalu Ancam Bunuh Petugas

Operasi yustisi itu terjadi di Desa Tegalagung, Kecamatan Semanding, Tuban, Jawa Timur, pada Sabtu (30/1/2021).

Tayang:
Editor: Ifa Nabila
zoom-inlihat foto Marah Warungnya Dirazia, Pria Ini Ngaku Keluarga Polisi dan Geruduk Rumah Lalu Ancam Bunuh Petugas
Ist
Ilustrasi borgol. Seorang pria tak terima warung kopinya dirazia yustisi. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Seorang pria tak terima warung kopinya dirazia yustisi.

Selain melawan, ia juga mengaku keluarga polisi hingga berani menggeruduk rumah pribadi seorang petugas yang merazia.

Operasi yustisi itu terjadi di Desa Tegalagung, Kecamatan Semanding, Tuban, Jawa Timur, pada Sabtu (30/1/2021).

"Katanya mereka juga sempat mengancam akan membunuhnya saat mendatangi rumahnya. Makanya kami berkoordinasi dengan pihak polisi, TNI untuk menindaklanjuti peristiwa tadi malam," tutur Heri Muharwanto, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP) Kabupaten Tuban, Minggu (31/1/2021).

Baca juga: Gadis 17 Tahun Disuruh Pacar Adegan Mesum, Lalu Diajak Hubungan Intim dengan Ancaman Video Disebar

Heri menuturkan, peristiwa itu berawal saat petugas gabungan dari Satpol PP, TNI, Polri, Dishub dan instansi terkait menggelar razia penegakan protokol kesehatan di sejumlah warung kopi.

Diduga tak terima warungnya dirazia, pemiliki warkop bernama Tatak nekat melawan petugas.
Adu mulut terjadi antara petugas dan pemilik warkop tersebut.

Bahkan, saat itu Tatak mengaku berasal dari keluarga polisi.

"Iya ngakunya punya keluarga polisi, tetapi setelah kita telusuri memang ayahnya seorang purnawirawan polisi dan pamannya juga purnawirawan TNI," ujar dia.

Baca juga: Nyawa Ayah dan Anak Melayang setelah Berkelahi dengan Kepala Dusun, Ternyata Ini Penyebabnya

Selain itu, menurut Heri, pemilik warkop diduga sempat akan menabrak petugas dengan mobil.

Namun petugas sempat menghindar dan akhirnya mobil Tatak menabrak truk Satpol PP.

"Beruntung petugas dari Satpol PP dan Dishub saat itu berhasil menghindar, sehingga mobil akhirnya menabrak mobil truk Satpol PP," kata Heri Muharwanto, saat dihubungi Kompas.com, Minggu (31/1/2021).

Dilaporkan ke polisi

Heri mengaku pihaknya akan membawa kasus tersebut ke pihak kepolisian.

Dirinya juga sudah berkoordinasi dengan Forkompinda Tuban atas tindakan pemilik warung kopi yang melawan penegak hukum tersebut.

Baca juga: Datang Tengah Malam, Pelajar Curi Motor Prajurit TNI, Langsung Masuk Garasi dan Bawa Kabur Motor

Sementara itu, meski mendapat perlawanan, petugas saat itu tetap melaksanakan razia.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved