Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Muna

Gegara Kompor Pedagang, Lapak di Pelabuhan Nusantara Raha Muna Hangus Terbakar

Polres Muna ungkap penyebab terbakarnya sejumlah lapak milik pedagang di kawasan Pelabuhan Nusantara Raha Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara

Tayang:
zoom-inlihat foto Gegara Kompor Pedagang, Lapak di Pelabuhan Nusantara Raha Muna Hangus Terbakar
Istimewa
KEBAKARAN LAPAK PEDAGANG - Personel Kepolisian Resor Muna mengamankan lokasi kebakaran kios kawasan Pelabuhan Nusantara Raha Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (5/1/2025). Insiden kebakaran ini terjadi pada Senin subuh saat para penumpang kapal malam rute Kendari-Raha sandar di pelabuhan. (Istimewa) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kepolisian Resor atau Polres Muna mengungkap penyebab terbakarnya sejumlah lapak milik pedagang di kawasan Pelabuhan Nusantara Raha Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Senin (5/1/2026).

Lokasi kebakaran ini hanya berjarak 1,9 kilometer dengan waktu tempuh 4 menit dari kantor Unit Pemadam Kebakaran Muna di Jalan MH Thamrin, Kelurahan Butung-butung, Kecamatan Katobu.

Pelabuhan yang berada di Jalan Bypass Raha ini juga berjarak sekira 1,6 kilometer dari Markas Polres Muna di Jalan Bypass Raha Kelurahan Raha I Kecamatan Katobu.

Sedangkan dari Pelabuhan Nusantara Kendari, perjalanan dapat ditempuh sekira 3 sampai 4 jam hingga tiba di Pelabuhan Raha.

Kepala Kepolisian Resor Muna, AKBP Indra Sandy Purnama Sakti, mengatakan api pertamakali bersumber dari salah satu lapak milik pedagang.

Baca juga: Selang Pemadam Pecah Saat Padamkan Kebakaran di Pasar Kaloko Buton Sulawesi Tenggara

“Berdasarkan keterangan awal saksi dan penyelidikan sementara, kebakaran diduga berasal dari aktivitas dapur yakni kompor di salah satu kios,” ungkapnya saat dikonfirmasi TribunewsSultra.com, Senin (5/1/2026).

Insiden kebakaran ini terjadi pada Senin dini hari saat para penumpang kapal malam rute Kendari-Raha tiba di pelabuhan.

Saat kejadian, warga bersama para pedagang bergotong royong menyelamatkan sebagian barang dagangan.

Para pedagang di kawasan pelabuhan rerata menjual makanan instan, camilan hingga aneka minuman.

Mantan Wakapolres Sumatra Barat ini menambahkan dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai sekira Rp485 juta.(*)

(TribunnewsSultra.com/La Ode Ahlun Wahid)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved