Kebakaran di Pasar Asinua Konawe
Kebakaran di Pasar Asinua Unaaha Konawe Hanguskan 15 Lapak Pedagang, Api Padam Satu Jam Kemudian
Sebanyak 15 lapak dilaporkan hangus dilalap api dalam insiden kebakaran di Pasar Tutuwi Motaha atau Pasar Asinua Kabupaten Konawe, Senin malam
Penulis: Annisa Nurdiassa | Editor: Amelda Devi Indriyani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Kebakaran-di-Pasar-Asinua-Unaaha-Konawe-Hanguskan-15-Lapak-Pedagang.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONAWE - Sebanyak 15 lapak dilaporkan hangus dilalap si jago merah, dalam insiden kebakaran di Pasar Tutuwi Motaha atau Pasar Asinua pada Senin (8/12/2025) malam.
Pasar Tutuwi Motaha berlokasi di Kelurahan Asinua Kecamatan Unaaha Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Berjarak sekitar 4,3 kilometer dari kantor Bupati Konawe yang terletak di Kelurahan Puunaha Kecamatan Unaaha.
Kapolsek Unaaha IPDA La Ode Anti mengatakan, kobaran api pertama kali terlihat oleh warga bernama Amran sekitar pukul 19.10 WITA, saat melintas di depan pasar.
“Setelah menerima laporan, pada pukul 19.20 Wita pemadam kebakaran sebanyak 3 unit dan 1 unit AWC Polres Konawe tiba di TKP dan langsung memadamkan kobaran api,” kata IPDA La Ode Anti, Selasa (9/12/2025).
Api dikatakan cepat membesar dan melebar ke lapak lainnya, karena lapak yang terbuat dari kayu.
“Lapak terbuat dari kayu dan barang di dalamnya berupa jualan masyarakat ada yang berbahan karet sehingga api cepat menyebar ke lapak lain di dekatnya,” ungkap IPDA La Ode Anti.
Baca juga: BREAKING NEWS Kebakaran di Pasar Asinua Unaaha Konawe Sulawesi Tenggara, Api Terlihat dari Kios
Meskipun demikian api berhasil dipadamkan pada pukul 20.20 WITA, oleh petugas Damkar Kabupaten Konawe.
Dibantu oleh PNPP Polres Konawe dan Polsek Unaaha yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Konawe AKP Taufik Hidayat, Kapolsek Unaaha Iptu La Ode Anti, Pawas Ipda Ni Kadek Karniati.
Adapun terkait penyebab kebakaran, Kapolsek Unaaha IPTU La Ode Anti mengatakan masuk dalam penyelidikan.
“Penyebab kebakaran belum diketahui, masih dalam lidik,” tutupnya. (*)
(TribunnewsSultra.com/Annisa Nurdiassa)