Selasa, 2 Juni 2026

Berita Kolaka

Baling-baling Kapal Lepas Dihantam Ombak, 13 Nelayan di Kolaka Terdampar di Pulau Lambasina Besar

13 nelayan yang sedang memancing di perairan Kolaka Sulawesi Tenggara alami insiden mencekam setelah kapal jenis jolor yang mereka tumpangi dihantam.

Tayang:
Penulis: Sugi Hartono | Editor: Desi Triana Aswan
zoom-inlihat foto Baling-baling Kapal Lepas Dihantam Ombak, 13 Nelayan di Kolaka Terdampar di Pulau Lambasina Besar
Istimewa
HANTAMAN OMBAK - Proses evakuasi para belasan nelayan yang sedang memancing usai dihantam ombak di perairan Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (21/2/2026). Setidaknya 13 nelayan mengalami insiden mencekam setelah kapal jenis Jolor yang mereka tumpangi dihantam ombak besar.  

TRIBUNNEWSSULTRA,KENDARI- Sebanyak 13 nelayan yang sedang memancing di perairan Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara (Sultra) mengalami insiden mencekam setelah kapal jenis jolor yang mereka tumpangi dihantam ombak besar. 

Insiden ini mengakibatkan belasan nelayan tersebut terdampar di Pulau Lambasina Besar sebelum akhirnya berhasil dievakuasi tim gabungan pada Sabtu (21/2/2026).

Kronologi Kejadian

Kasi Humas Polres Kolaka, IPTU Dwi Arif mengatakan peristiwa bermula pada Jumat siang (20/2) sekitar pukul 14.00 WITA. 

Rombongan nelayan yang didominasi warga Kecamatan Samaturu dan Wolo ini berangkat menuju Perairan Lambasina untuk memancing.

Baca juga: 26 Kasus Kecelakaan Kapal di Sulawesi Tenggara Selama 10 Bulan, Basarnas Kendari Tangani 456 Korban

Kondisi berubah drastis saat mereka hendak kembali ke daratan.

Cuaca buruk dan hantaman ombak kuat merusak komponen vital kapal.

Baling-baling kapal dilaporkan terlepas dan jatuh ke laut, menyebabkan kapal kehilangan kendali sepenuhnya dan terseret arus hingga terdampar di pesisir Pulau Lambasina Besar.

Menerima laporan adanya kapal terdampar, personel Sat Polair Polres Kolaka bergerak cepat melakukan koordinasi dengan Tim SAR Kabupaten Kolaka.

Upaya penyelamatan berlangsung dramatis mengingat lokasi kejadian yang berada di wilayah kepulauan.

Namun, berkat kesigapan tim gabungan, seluruh korban yang berjumlah 13 orang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.

 "Seluruh korban berjumlah 13 orang telah dievakuasi ke daratan Kolaka dalam kondisi sehat dan telah dipulangkan ke keluarga masing-masing," ujarnya Iptu Dwi Arif.  (*)

(TribunnewsSultra/Sugi Hartono)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved