Kamis, 11 Juni 2026

Berita Kendari

Akses Jalan Menuju Masjid Terapung Al Alam Kendari Terkikis, Warga Minta Segera Diperbaiki

Kondisi jalan utama menuju Masjid Terapung Al Alam Kendari, tampak mengalami kerusakan akibat terkikis di bagian tepinya. 

Tayang:
Penulis: Dewi Lestari | Editor: Sitti Nurmalasari
zoom-inlihat foto Akses Jalan Menuju Masjid Terapung Al Alam Kendari Terkikis, Warga Minta Segera Diperbaiki
TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari
JALAN RUSAK - Kondisi jalan utama menuju Masjid Terapung Al Alam Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tampak mengalami kerusakan akibat terkikis di bagian tepinya, Selasa (9/6/2026). Aspal di bagian tepi jalan tampak tergerus, dengan material batu dan tanah penahan yang mulai terbuka. (TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kondisi jalan utama menuju Masjid Terapung Al Alam Kendari, tampak mengalami kerusakan akibat terkikis di bagian tepinya. 

Masjid tersebut berada di Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Berdasarkan pantauan TribunnewsSultra.com di lokasi, Selasa (9/6/2026), kerusakan terlihat pada sisi kanan jalan yang berbatasan langsung dengan perairan Teluk Kendari.

Aspal di bagian tepi jalan tampak tergerus, dengan material batu dan tanah penahan yang mulai terbuka. 

Meski kendaraan masih dapat melintas, kondisi jalan tersebut berpotensi membahayakan penggunanya, terutama saat malam hari atau ketika arus kendaraan meningkat. 

Baca juga: Jalan Tanah di Tobimeita Kendari Tak Tersentuh Aspal 10 Tahun Lebih, Warga Inisiatif Timbun

Seorang warga, Dila, mengaku khawatir dengan kondisi jalan yang terus mengalami pengikisan.

Menurutnya, ruas jalan ini merupakan akses utama yang digunakan masyarakat untuk menuju wisata religi tersebut.

“Kalau tidak segera diperbaiki, saya takut kerusakannya makin melebar. Apalagi ini jalan utama menuju masjid, jangan sampai nanti aksesnya terganggu atau bahkan terputus,” kata Dila kepada TribunnewsSultra.com.

Ia berharap pemerintah setempat bisa segera memperbaiki jalan tersebut, karena setiap hari dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, yang hendak ke masjid.

Menurutnya, kondisi jalan yang gelap pada malam hari dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara yang tidak mengetahui adanya bagian jalan yang terkikis.

Baca juga: Mengenal Wisata Religi Masjid Al Alam Kendari Sultra, Suguhkan Keindahan Alam hingga Kuliner

“Di sini juga penerangannya masih kurang. Kalau malam cukup gelap, jadi pengendara harus lebih hati-hati. Kami berharap segera ada perbaikan sebelum kerusakannya bertambah parah,” jelasnya.

Jarak Masjid Terapung Al Alam dengan Kantor Balai Kota Kendari sekira 3,1 kilometer (km), waktu tempuh 8 menit berkendara motor atau mobil.

Kantor pemerintahan tersebut berada di Jalan Jend Ahmad Yani, Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga. (*)

(TribunnewsSultra.com/Dewi Lestari)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved