Rabu, 29 April 2026

Idulfitri 2026 di Sulawesi Tenggara

Salat Id 1447 H di Universitas Muhammadiyah Kendari Berlangsung Khidmat, Jemaah 6 Ribu Orang

Pelaksanaan Salat Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) berlangsung khidmat.

Tayang:
zoom-inlihat foto Salat Id 1447 H di Universitas Muhammadiyah Kendari Berlangsung Khidmat, Jemaah 6 Ribu Orang
TribunnewsSultra.com/Apriliana Suriyanti
SALAT IDULFITRI DI KENDARI - Pelaksanaan Salat Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) berlangsung khidmat. Salat Id berjamaah ini digelar di pelataran Gedung Universitas Muhammadiyah (UM) Kendari, Jumat (20/3/2026). (TribunnewsSultra.com/Apriliana Suriyanti) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Pelaksanaan Salat Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) berlangsung khidmat.

Salat Id berjamaah ini digelar di pelataran Gedung Universitas Muhammadiyah (UM) Kendari, Jumat (20/3/2026).

Berdasarkan pantauan TribunnewsSultra.com, ribuan jemaah telah memadati lokasi sejak pagi hari.

Salat Id dimulai sekira pukul 07.30 Wita dalam suasana tertib dan penuh kekhusyukan.

Imam salat yaitu Muh Iskandar, yang merupakan anggota Majelis Pimpinan Wilayah (PWM) Muhammadiyah Sultra.

Sementara khutbah Idulfitri disampaikan oleh Wakil Ketua PWM Sulawesi Tenggara, Prof Anwar Hafid.

Baca juga: 12 Lokasi Salat Idulfitri 1447 Hijriah Muhammadiyah Sulawesi Tenggara, Kendari, Muna, Baubau, Kolaka

Pelaksanaan Salat Id berjalan lancar dengan dukungan panitia dan aparat keamanan yang turut mengatur jalannya ibadah.

Sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman dan tertib.

Sekretaris PWM Sultra, Muhammad Alifuddin mengatakan, jumlah jemaah salat Id di Gedung UM Kendari berkisar 5 ribu hingga 6 ribu orang.

Selain di pelataran gedung kampus tersebut, salat Id 1 Syawal 1447 H juga digelar di Masjid Hj Ratna Abubaeda Poasia dan di Pondok Pesantren Ummushabri Kendari.

"Jadi ada sekitar tiga sampai empat lokasi salat Id yang diprakarsai oleh jemaah Muhammadiyah," kata dia kepada TribunnewsSultra.com.

Menurutnya, inti khutbah yang disampaikan Prof Anwar adalah nilai-nilai pendidikan selama bulan suci Ramadan.

Sejatinya, ummat muslim yang menjalankan puasa mesti konsisten melaksanakan segala amal ibadah pada bulan-bulan selanjutnya.

Baca juga: Amalan Sunnah Sebelum dan Setelah Salat Idulfitri 2026: Daftar Lokasi Salat Id di Kota Kendari

"Artinya, tidak berhenti pada bulan Ramadan saja tapi 11 bulan kedepan juga diamalkan sampai ketemu Ramadan selanjutnya," ujar dia.

Alifuddin menambahkan, Muhammadiyah selalu mendorong kemajuan negeri, menjunjung tinggi nilai-nilai islam dan demokrasi, kejujuran, serta keadilan. (*)

(TribunnewsSultra.com/Apriliana Suriyanti)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved