Berita Kendari
Siswa SD Kendari Sulawesi Tenggara Serbu Mobil Perpustakaan Keliling, TK hingga SMP Ikut Gema Mobasa
Siswa SD di Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) menyerbu mobil perpustakaan keliling atau Pusling, Jumat (13/2/2026) pagi.
Penulis: Apriliana Suriyanti | Editor: Amelda Devi Indriyani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Siswa-SD-di-Kendari-Sulawesi-Tenggara-Serbu-Mobil-Perpustakaan-Keliling.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Siswa SD di Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) menyerbu mobil perpustakaan keliling atau Pusling, Jumat (13/2/2026) pagi.
Mobil Pusling ini berkunjung di SDN 88 Kendari yang terletak di Jalan Mekar, Kelurahan Kadia, Kecamatan Kadia, Ibu Kota Provinsi Sultra.
Kedatangan kendaraan tersebut untuk mendukung Program Gema Mobasa, akronim dari Gerakan Bersama Gemar Membaca Berbasis Inklusi Sosial.
Program tersebut diinisiasi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kendari yang bermitra dengan Bunda Literasi.
Pantauan TribunnewsSultra.com di lokasi pukul 09.00 wita, ratusan pelajar sekolah dasar ini antusias memilih buku bacaan yang tersedia di Pusling.
Beberapa murid bahkan memanjat kendaraan tersebut untuk meraih buku-buku yang berada di rak bagian atas.
Kebanyakan pelajar SD ini mengambil buku bacaan bergambar dan berwarna.
Baca juga: Siswa SMA, SMK, dan SLB di Sulawesi Tenggara Dilarang Gunakan Ponsel di Sekolah, Kecuali Izin Guru
"Saya mau baca buku yang ini," kata seorang siswi SDN 88 Kendari usai meraih buku yang diincarnya.
Selain itu, Program Gema Mobasa juga mengajak pelajar untuk gemar membaca dan memahami bahan bacaannya.
Beberapa murid yang telah selesai membaca di minta untuk menceritakan kembali hasil bacaannya di hadapan siswa lain.
Kegiatan tersebut berakhir sekira pukul 09.30 wita dan ditutup dengan games serta foto bersama.
Bunda Literasi Kota Kendari, Shintya Putri Anawula mengatakan, Gema Mobasa bertujuan untuk meningkatkan literasi pelajar.
Menurut dia, literasi tidak hanya sekedar membaca, menulis, ataupun menghitung tetapi juga memahami informasi dan menggunakannya.
"Gerakan ini menyasar mulai dari sekolah TK, SD, dan SMP, InsyaAllah kami akan berkunjung di beberapa sekolah yang ada di kecamatan," jelasnya.
Baca juga: Syarat dan Cara Daftarkan Anak di Sekolah Rakyat Kendari, Keluarga Siswa Turut Terima Bantuan
Untuk diketahui, jumlah PAUD di Kendari sebanyak 180 unit, 126 SD, dan 42 SMP tersebar di 65 kelurahan di 11 kecamatan.
Sebelas kecamatan tersebut yakni Kecamatan Puuwatu, Baruga, Kadia, Kambu, Kendari, Kendari Barat, Wua-Wua, Poasia, Nambo, Abeli dan Mandonga.
Sebagai informasi, SDN 88 Kendari berjarak 2,7 kilometer atau tujuh menit dari Kantor Balai Kota Kendari.
Kantor tersebut berlokasi di Jalan Abdullah Silondae, Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga. (*)
(TribunnewsSultra.com/Apriliana Suriyanti)
| Hasil Rapat Pemerintah, Siswa Tetap Sekolah Selama Ramadan 2026, Awal Puasa Belajar dari Rumah |
|
|---|
| Matsutake Competition MTsN 1 Kendari: 320 Siswa se-Sultra Ikut Lomba Menango hingga Hifdzil Quran |
|
|---|
| Cegah Keracunan, Dikbud Sultra Bangun Website Satu Data MBG untuk Mendata Alergi dan Fobia Siswa |
|
|---|
| 5 Rekomendasi Buku Best Seller di Gramedia Kendari Sulawesi Tenggara, Lengkap Harga dan Sinopsis |
|
|---|