Kamis, 21 Mei 2026

Pria Tewas di Sanua Kendari

Penemuan Jasad Menghitam di Sanua Kendari, Polisi Duga Sudah 2 Hari Meninggal Dunia

Seorang pria ditemukan meninggal dalam kamar rumah di Jalan Lasolo, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara pada Sabtu (20/12/2025)

Tayang:
Penulis: Sugi Hartono | Editor: Desi Triana Aswan
zoom-inlihat foto Penemuan Jasad Menghitam di Sanua Kendari, Polisi Duga Sudah 2 Hari Meninggal Dunia
TribunnewsSultra.com/Sugi Hartono
PENEMUAN JENAZAH - Keluarga korban ketika menunggu jenazah korban di RS Bhayangkara Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Sabtu (20/12/2025) sekitar pukul 13.25 WITA (*) 

TRIBUNNEWSSULTRA, KENDARI- Seorang pria ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya di Jalan Lasolo, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Sabtu (20/12/2025) sekitar pukul 13.25 WITA.

Peristiwa penemuan jasad ini menggemparkan warga sekitar.

Berdasarkan keterangan istri korban yang berinisial IM, ia mengaku masih tidur bersama suaminya pada Jumat malam.

Menurut pengakuan sang istri kepada polisi, pada saat di samping korban, IM melihat ada ada bercak darah yang keluar dari hidung korban. 

Ia pun memutuskan pindah ke kamar lain karena merasa terganggu dengan bau darah tersebut.

Pada Sabtu pagi, IM mengaku sempat mencium bau tidak sedap, namun ia tetap melanjutkan aktivitas memasak. 

Sebelum akhirnya, IM melaporkan kejadian tersebut pada siang hari.

Baca juga: BREAKING NEWS Semalam Tidur Sama Istri, Pria di Kendari Ditemukan Tewas Siang Hari, Tubuh Menghitam

Pengamatan TribunnewsSultra.com, saat jasad korban ditemukan kondisinya sudah mengeluarkan bau busuk. 

Kulit seluruh tubuh korban juga telah berubah menjadi warna hitam keunguan.

Lalu terdapat cairan gelap (purge fluid) yang merembes ke area kasur di sekitar jenazah.

Kapolsek Kemaraya, IPTU Busran yang dikonfirmasi mengenai ciri ciri mayat mengatakan tidak menutup kemungkinan kalau jenazah telah meninggal dunia lebih dari dua hari.

Namun, pihak kepolisian belum memberikan kesimpulan final mengenai waktu pasti kematian.

"Secara ciri-ciri, memungkinkan jenazah sudah lebih dari dua hari. Meski demikian, kepastiannya menunggu hasil autopsi dari RS Bhayangkara," tegas IPTU Busran.

Saat ini, jenazah telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Kendari untuk menjalani pemeriksaan forensik.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak keluarga korban terpantau masih menunggu proses autopsi selesai dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kematian (*)

(TribunnewsSultra/Sugi Hartono)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved