Gempa Bumi di Sulawesi Tenggara

Konawe Selatan Diguncang Gempa Bumi Tektonik 3,3 Magnitudo Akibat Sesar Aktif di Barat Laut Moramo

Gempa bumi tektonik berkekuatan 3,3 magnitudo mengguncang wilayah barat laut Moramo, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Sabtu (12/7/2025).

|
Editor: Dewi Lestari
BMKG
GEMPA BUMI KONSEL- Wilayah Moramo, Kabupaten Konawe Selatan diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan 3,3 magnitudo, Sabtu (12/7/2025). Gempa ini dirasakan oleh warga dan tidak menimbulkan tsunami. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI – Gempa bumi tektonik berkekuatan 3,3 magnitudo mengguncang wilayah barat laut Moramo, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (12/7/2025) pagi.

Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 07.18 Wita.

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 4,14 Lintang Selatan dan 122,62 Bujur Timur, atau tepatnya di darat, sekitar 1 kilometer barat laut Moramo dengan kedalaman 12 kilometer.

Kepala Stasiun Geofisika Kendari, Rudin, menjelaskan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi ini merupakan jenis gempa bumi dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif di barat laut Moramo, Konawe Selatan.

Guncangan akibat gempa ini dirasakan di wilayah Konawe Selatan pada skala intensitas III MMI.

Berdasarkan skala tersebut, getaran terasa nyata di dalam rumah, seperti ada truk besar yang melintas.

Baca juga: Gempa Bumi Tektonik 2,2 Magnitudo Guncang Baruga Kendari Sulawesi Tenggara, BMKG Ungkap Penyebab

"Hingga saat ini belum ada laporan mengenai dampak kerusakan akibat gempabumi tersebut, dan hasil pemodelan BMKG menunjukkan gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," kata Rudin.

Rudin menyampaikan BMKG mencatat hingga pukul 07:34 Wita belum terdeteksi adanya aktivitas gempa bumi susulan.

Sehingga, ia menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Periksa kondisi bangunan tempat tinggal masing-masing dan pastikan tidak ada kerusakan yang membahayakan sebelum kembali masuk ke dalam rumah," jelasnya. (*)

(Tribunnewssultra.com/Dewi Lestari)

 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved