Berita Baubau

Wamendagri Ribka Haluk Kunjungi SMAN 1 Baubau, Lihat Siswa Belajar Pakai Papan Tulis Interaktif

Wamendagri Ribka Haluk menyempatkan mampir melihat proses belajar menggunakan papan tulis interaktif di SMAN 1 Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Penulis: Harni Sumatan | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/Harni Sumatan
WAMENDAGRI RIBKA HALUK - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk berinteraksi dengan siswa saat meninjau pembelajaran menggunakan papan tulis interaktif di SMAN 1 Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (14/4/2025). (TribunnewsSultra.com/Harni Sumatan) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, BAUBAU - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menyempatkan mampir melihat proses belajar menggunakan papan tulis interaktif di SMAN 1 Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (14/4/2025).

Selain meninjau pelaksanaan makan bergizi gratis, Wamendagri juga menyambangi SMAN 1 Baubau yang telah menerapkan pembelajaran menggunakan papan tulis interaktif.

Ribka Haluk tampak bertanya kepada siswa mengenai manfaat papan tulis tersebut.

“Bisa memudahkan pembelajaran dan terkoneksi langsung dengan internet dan tidak lagi membeli tinta ataupun spidol,” jawab seorang siswa saat ditanya Wamendagri.

Ia pula sempat melihat fasilitas kelas yang tersedia seperti meja, kursi hingga internet.

Baca juga: SMA Buton Juarai Dikbud Sultra Futsal Competition Tingkat Pelajar SMA dan SMK se-Sulawesi Tenggara

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka mengatakan pihaknya berencana akan menyekolahkan anak-anak yang miliki IQ di atas 120.

“Ke depannya saya akan membuat program, merekrut anak-anak kita yang memiliki kemampuan IQ di atas 120, nanti kita akan sekolahkan sesuai dengan kemauan anak hendak mau mengembangkan potensi ke mana,” bebernya.

Namun dengan syarat usai melanjutkan sekolah harus kembali melakukan pengabdiannya di Sulawesi Tenggara.

“Saya akan konsern untuk menyiapkan Anda semua menjunjung penggerakan ekonomi kita di masa yang akan datang,” ucapnya di hadapan siswa SMAN 1 Baubau.

ASR mengaku akan meninjau progres dari kepala sekolah mengenai program yang telah dijalankan untuk para siswa dan siswi.

Baca juga: Soal Penghapusan Jurusan IPA dan IPS, Dikbud Sultra Minta Sekolah Siapkan Guru dan Sarana Prasarana

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Tenggara, Yusmin mengatakan program ini sebagai reward kepada siswa yang memiliki nilai akademik yang tinggi.

“Ini semacam reward untuk siswa yang memiliki akademik yang baik, makanya terdapat kursi yang berbeda, jadi semacam pembeda seperti kelas unggulan,” jelasnya.

Kata dia, setidaknya terdapat tiga kelas yang menggunakan fasilitas papan tulis interaktif untuk anak-anak yang layak mendapatkan apresiasi.

“Kesulitannya, harus ada pelatihan dengan guru-guru menggunakan papan tulis ini,” ujarnya.

Ia pula menjelaskan, untuk setiap kabupaten hanya ada satu sekolah yang mendapatkan fasilitas papan interaktif. (*)

(TribunnewsSultra.com/Harni Sumatan)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved