Ramadan di Sulawesi Tenggara
Ini Suasana Pasar Wameo Baubau Sulawesi Tenggara H-1 Ramadan 2025 Dipadati Masyarakat
Suasana Pasar Wameo, Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) H-1 Ramadan 2025, pada Jumat (28/2/2025) ramai pengunjung.
Penulis: Harni Sumatan | Editor: Muhammad Israjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/harga-bawang-cabai-baubau-pasar-wameo.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM,BAUBAU - Berikut suasana Pasar Wameo, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), H-1 Ramadan 2025, pada Jumat (28/2/2025).
Terlihat kepadatan kendaraan di dalam Pasar Wameo, Kota Baubau, Sultra.
Deretan dagangan biasanya tak banyak bagian luar pasar, kini ramai lapak dadakan.
Masyarakat berlalu-lalang di sekitar gerai bahan pokok biasanya tidak terlalu ramai dikunjungi.
Kepadatan terjadi, saat memasuki pasar hingga pintu keluar.
Baca juga: Terbaru Harga Daging Sapi per Kilo di Pasar Wameo Baubau Jelang Puasa Ramadan 2025
Jelang Ramadan 2025, sejumlah harga rempah naik, meskipun begitu masyarkat tetap memadati pasar membeli kebutuhan.
Penjual di Pasar Wameo, Sumiati Sina mengatakan sejumlah rempah alami kenaikan seperti cabai dan bawang.
“Bawang putih sekilo Rp50ribu dan bawang merah sekilo Rp45ribu."
"Sementara cabai rawit Rp100 per kilogram sementara jenis padi sudah sampai Rp150ribu per kilogram,” bebernya.
Baca juga: Dirjen Ketahanan Pangan Tinjau Sulawesi Tenggara Pastikan Target 213 Ribu Hektar Tanam Padi Tercapai
Ia merincikan sejumlah harga dijualnya yakni kemiri Rp65ribu per kilogram, jintan Rp100 per kilogram, bawang bombai Rp700 per karung.
Kemudian cabai besar Rp100ribu per kilogram, cabai keriting Rp70ribu per kilogram.
Meskipun alami kenaikan, ia mengungkapkan masih dapat dijual Rp5ribu untuk dijajakan ke pembeli.
“Kenaikan itu sekitar minggu lalu, ngilu kenaikan ke depannya masih belum diketahui, tapi untuk yang sekarang alami kenaikan hampir seluruhnya,” tutupnya. (*)
(TribunNewsSultra.com/Harni Sumatan)