Gempa Bumi di Sulawesi Tenggara
Kolaka Timur 3 Kali Diguncang Gempa Bumi, Tertinggi 4,9 SR Terasa di Kolaka, Konawe, Konsel, Kendari
Badan Meterologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG) menyebut Kabupaten Kolaka Timur diguncang tiga kali gempa bumi berturut-turut.
Penulis: Sugi Hartono | Editor: Sitti Nurmalasari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Kolaka-Timur-3-Kali-Diguncang-Gempa-Bumi-Tertinggi-49-SR-Terasa-di-Kolaka-Konawe-Konsel-Kendari.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Badan Meterologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG) menyebut Kabupaten Kolaka Timur diguncang tiga kali gempa bumi berturut-turut.
Staf BMKG Kendari, Joshua mengatakan gempa bumi paling kuat yang mengguncang Kolaka Timur berkekuatan 4,9 SR.
"Kemudian gempa susulan yakni 3,2 SR dan 2 SR," ujarnya saat dikonfirmasi TribunnewsSultra.com, Jumat (24/1/2025).
Kata dia, kekuatan gempa bumi 4,9 SR cukup kuat apabila dirasakan di daratan dan bisa menimbulkan beberapa kerusakan.
Baca juga: Gempa Bumi 4,9 Magnitudo di Barat Daya Kolaka Sulawesi Tenggara Terasa hingga ke Kota Kendari
"Kalau dari daratan kekuatannya cukup kuat yah," ujarnya.
Berdasarkan laporan yang mereka terima, akibat gempa bumi tersebut salah satu rumah sakit mengalami kerusakan.
"Laporan yang kami terima, yang terdampak kerusakan itu rumah sakit, saat ini kami masih melakukan pendataan," ujarnya.
Ditanya apakah akan ada gempa bumi susulan, Joshua mengatakan sampai saat ini baru tiga kali terjadi paling kuat 4,9 SR. (*)
(TribunnewsSultra.com/Sugi Hartono)
| Wawonii Timur Konawe Kepulauan Sulawesi Tenggara Diguncang Gempa Bumi 3,3 Magnitudo |
|
|---|
| Buton Utara Sultra Diguncang Gempa Bumi 2 Kali, BMKG Kendari Sebut Tidak Berpotensi Tsunami |
|
|---|
| Sulawesi Tenggara Diguncang Gempa Bumi 65 Kali Selama Desember 2024, BMKG Catat Magnitudo di Bawah 5 |
|
|---|
| Gempa Bumi Berkekuatan 2,3 Magnitudo Guncang Wawonii Timur Konawe Kepulauan Sulawesi Tenggara |
|
|---|
| Besulutu Konawe Sulawesi Tenggara Diguncang Gempa Bumi Berkekuatan 2,6 Magnitudo di Awal Tahun 2025 |
|
|---|