Guru Lecehkan Murid di Kendari
Polisi Terus Selidiki Dugaan Pelecehan Murid SD di Kendari Sulawesi Tenggara, Guru Masih Diamankan
Kepolisian Resor Kota atau Polresta Kendari masih melakukan penyelidikan mengenai dugaan pelecehan oknum guru SD terhadap muridnya.
Penulis: Sugi Hartono | Editor: Sitti Nurmalasari
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kepolisian Resor Kota atau Polresta Kendari masih melakukan penyelidikan mengenai dugaan pelecehan oknum guru SD terhadap muridnya.
Kasus ini dilaporkan oleh orangtua korban berinisial SS di Mako Polresta Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (9/1/2025).
Kasi Humas Polresta Kendari, IPTU Haridin mengatakan kasus ini masih diselidiki oleh penyidik Unit PPA termasuk melakukan pemeriksaan dan alat bukti mengenai kejadian tersebut.
"Penyidik Polresta Kendari masih memeriksa sejumlah korban dan saksi-saksi dan barang bukti yang ada kaitannya dengan kasus tersebut," katanya.
Sementara untuk terduga oknum guru SD, IPDA Haridin mengatakan sedang diamankan di Mako Polresta Kendari.
Baca juga: PGRI Sulawesi Tenggara Dampingi Guru SD yang Dilapor Lecehkan Muridnya di Kendari, Dalami Kronologi
"Sementara untuk yang diduga melakukan pelecehan sementara masih kami amankan di Mako Polresta Kendari," katanya.
Sebelumnya diberitakan, oknum guru SD di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) membantah melecehkan muridnya.
Sang guru mengaku memegang anak tersebut untuk mengecek suhu badannya saat berada di dalam ruangan kelas.
"Saya cuma cek suhu badannya," ujarnya ketika berada di Polresta Kendari untuk pemeriksaan, Kamis (9/1/2025).
Terkait cerita anak SD yang mengaku sering dipeluk dan dirangkul, dia mengatakan hanya memegang bahu sang anak ketika diganggui teman-temannya atau ketika anak tersebut ribut di dalam kelas.
Baca juga: Guru di Kendari Sulawesi Tenggara Bantah Lecehkan Murid SD, Cuma Elus dan Cek Suhu Badan Siswanya
Sementara itu, orangtua sang murid berinisial SS mengatakan tiga pekan lalu anaknya mulai menceritakan sikap gurunya yang sering memberinya uang.
Perbuatan tersebut kata SS, cuma diberikan kepada sang anak.
Beberapa hari kemudian anak tersebut kembali bercerita sering dipegang dan dirangkul gurunya.
Merasa curiga, ia pun kemudian meminta sang istri untuk memantau anaknya.
Pada Rabu (8/1/2025), sang anak bercerita lagi dirinya kembali dipeluk dan dicium saat berada dalam kelas.
Baca juga: Cerita Orangtua Murid SD Kendari, Anaknya Trauma Sekolah Diduga Dilecehkan Guru, Sering Diberi Uang
Saat anaknya ingin ikut melakukan apel, guru tersebut melarangnya dan memintanya tetap berada dalam kelas.
Sang anak pun meminta kepada temannya untuk menemaninya di dalam kelas, akan tetapi guru tersebut menyuruhnya keluar.
"Di situmi dia pegang, peluk dan cium," katanya. (*)
(TribunnewsSultra.com/Sugi Hartono)
| Berawal dari Kata Sayang dan Beri Uang, Guru di Kendari Dilapor Kasus Dugaan Pelecehan Anak SD |
|
|---|
| BREAKING NEWS 2 Bocah Laki-laki di Kolaka Jadi Korban Pelecehan, Polisi: Pelaku Modus Belikan Baju |
|
|---|
| Polisi Kantongi Identitas Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SMP saat Sambut Kunjungan Jokowi di Muna |
|
|---|
| Penjelasan Korban Pelecehan saat Sambut Kunjungan Presiden Jokowi di Muna Sulawesi Tenggara |
|
|---|
| Kata Polisi Soal Kasus Pelecehan Oknum Kepala Desa di Kolaka Sulawesi Tenggara, Masih Diselidiki |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Polisi-Terus-Selidiki-Dugaan-Pelecahan-Murid-SD-di-Kendari-Sulawesi-Tenggara-Guru-Masih-Diamankan.jpg)