Taktik Shin Tae-yong Berhasil, Timnas Indonesia Bertahan Diserang Australia, Skor Imbang 0-0
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong nampaknya berhasil menggunakan taktik bertahan. Pertandingan melawan Australia berhasil imbang.
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Desi Triana Aswan
TRIBUNNEWSSULTRA.COM- Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong nampaknya berhasil menggunakan taktik bertahan.
Ia mampu kembali membawa Timnas Indonesia dalam gejolak perlawanan saat diserang Australia.
Meski tidak berhasil mencetak gol, namun posisi bertahan menurut Shin Tae-yong lebih aman.
Sampai pada akhirnya, pertandingan berakhir dengan skor imbang 0-0.
Seperti diketahui, Shin Tae-yong bak menyadari ketangkasan Australia pada pertandingan sepak bola.
Salah satu hal yang menyadarkan Shin Tae-yong adalah melihat rangking FIFA.
Baca juga: Fakta Menarik Laga Timnas Indonesia vs Australia, Jalan Pertandingan, Hasil Imbang, Klasemen Grup C
Di mana, jika melihat perbandingannya tentu saja Timnas Indonesia jauh di bawah Australia.
Sementara itu, Shin Tae-yong tetap yakin Indonesia memiliki peluang bertahan.
Sehingga, ia menekankan pertahanan merupakan kunci utama pada pertandingan laga Kualifikasi Grup C Piala Dunia 2026.
Pertandingan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (10/9/2024), begitu disambut puluhan ribu supporter.
Harapan Shin Tae-yong pun juga dalam hal Timnas Indonesia mendapat dukungan yang luar biasa terwujud.
Banyak supporter yang hendak menyaksikan pertandingan tersebut.
GBK dimerahkan dengan para supporter Indonesia yang mendukung Timnas.
Meski tidak mencetak gol, namun pencapaian Timnas Indonesia untuk tim yang merupakan langganan Piala Dunia itu berhasil.
Timnas Indonesia harus rela berbagi poin usai menahan imbang Australia tanpa gol d
Dalam pertandingan ini, Skuad Garuda terlihat kesulitan menguasai bola dan menciptakan peluang.
Pasalnya, para pemain Australia lah yang mampu mendominasi jalannya pertandingan.
Statistik menunjukkan Indonesia kalah penguasaan bola 67:33 persen.
Dari kondisi tersebut membuat Shin Tae-yong mengarahkan kepada Jay Idzes dkk. untuk tampil lebih bertahan dan mengandalkan serangan balik.
Baca juga: Nilai Pasar Timnas Indonesia Rp 290 M, Tertinggi di Asia Tenggara Usai Eliano dan Hilgers Gabung
“Seperti apa yang ditonton memang menjadi pertandingan sangat sulit, bisa dibilang kami diserang terus,” kata Shin Tae-yong seusai laga.
“Pastinya tim Australia lebih baik daripada kami mulai dari fisik teknis power and strength. Jadi otomatis kami harus bertahan dulu baru serangan balik,” sambungnya.
Lebih lanjut, Shin Tae-yong juga membeberkan dalam bahwa dirinya juga memaksakan Rafael Struick main yang ternyata masih mengalami cedera imbas laga kontra Arab Saudi.
Melihat kondisi yang tak memungkinkan, Shin Tae-yong kemudian mengganti Rafael Struick pada awal babak kedua.
Situasi tersebut juga jadi salah satu alasan dirinya fokus memilih menerapkan strategi bertahan di sepanjang babak kedua.
“Rafel cedera minor lawan Arab jadi dipertimbangkan main atau tidak tapi akhirnya dimainkan. Tapi kondisinya kurang baik makanya diganti pada babak kedua,” kata Shin Tae-yong.
“Taktik dan strategi akan lebih bervariasi ketika kondisi pemain membaik dan solid,” pungkasnya.
Dengan hasil ini Skuad Garuda untuk sementara berada di peringkat keempat grup C kualifikasi Piala Dunia Zona Asia putaran ketiga dengan torehan dua poin.
Sementara Australia pada di peringkat kelima hasil dari sekali menang dan sekali kalah.
Pertandingan berikutnya di periode Oktober, Jay Idzes dkk. akan melakoni dua laga away, yakni kontra Bahrain pada 10 Oktober dan China, 15 Oktober 2024. (*)
(TribunnewsSultra.com/Desi Triana)(Tribunnews.com)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.