Kabar Artis

Viral Album Baru Taylor Swift Diduga Sindir Vokalis The 1975 Gegara Mesin Tik, Pengakuan Matty Healy

Viral di media sosial, pembahasan mengenai album baru Taylor Swift yang diduga sindir mantan. Vokalis The 1975, Matty Healy pun turut terseret.

Kolase TribunnewsSultra.com
Berikut ini viral di media sosial, pembahasan mengenai album baru Taylor Swift yang diduga sindir mantan. Sosok mantan yang juga merupakan vokalis The 1975, Matty Healy pun turut terseret. Gegara perkara sebuah subjek dalam album membahas soal mesin tik. Matty Healy pun menanggapi spekulasi penggemar mengenai album baru Taylor Swift itu. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM- Berikut ini viral di media sosial, pembahasan mengenai album baru Taylor Swift yang diduga sindir mantan.

Sosok mantan yang juga merupakan vokalis The 1975, Matty Healy pun turut terseret.

Gegara perkara sebuah subjek dalam album membahas soal mesin tik.

Matty Healy pun menanggapi spekulasi penggemar mengenai album baru Taylor Swift itu.

Seperti diketahui, penyanyi asal Amerika Serikat, Taylor Swift baru saja mengeluarkan album terbaru.

Kali ini, album tersebut bertajuk The Tortured Poets Department.

Usai dirilis, The Tortured Poets Department viral di media sosial.

Baca juga: Daftar Lagu Viral TikTok Maret 2024, Terbaru Ariana Grande, Dress Taylor Swift Masih FYP

Para penggemar seperti biasa fokus pada setiap isi album Taylor Swift.

Bukan lagi menjadi rahasia, jika sang diva tersebut selalu membahas tentang kisah cintanya dengan para mantan-mantan.

Menurut sejumlah pihak, jika album The Tortured Poets Department menceritakan tentang Matty Healy.

Diketahui, antara Matty Healy dan Taylor Swift sempat menjalin hubungan spesial.

Keduanya berpacaran dengan penuh romansa.

Tak lama setelah itu, keduanya dikabarkan putus.

Bahkan disebut-sebut, jika hubungan keduanya hanya bertahan selama satu bulan.

Meski begitu, kisah asmara keduanya nampaknya kembali menginspirasi Taylor Swift.

Para penggemar kemudian mengkaitkan salah satu lagu Swift di album terbaru itu dengan Matty Healy.

Di mana lirik lagu tersebut membahas kecintaan subjeknya terhadap mesin tik, dikutip dari Variety.

Kalimat tersebut merujuk ke Healy berkat wawancara video sebelumnya yang dia lakukan dengan GQ.

"Bukan berarti ada romansa dengan memiliki buku catatan, tapi saya juga sangat suka mesin tik. Saya tidak punya satu dengan saya karena itu sangat tidak praktis, tapi masalahnya dengan mesin tik dan menulis dengan pena di atas kertas, ada semacam elemen komitmen yang menyertai upacaranya. Oleh karena itu, Anda harus berkonsentrasi lebih baik," kata Healy dalam wawancara tersebut, dikutip dari Aol.

Di lagu lainnya, terdapat lirik “Kami menyatakan Charlie Puth harus menjadi artis yang lebih besar,".

Di mana Charlie Puth merupakan seorang musisi yang pernah dipuji oleh Healy.

Baca juga: Detik-detik Menteri ATR/BPN Diajak Swafoto Ibu-ibu Saat Kunjungi Rujab Gubernur Sulawesi Tenggara

Lagu-lagu Swift "But Daddy I Love Him", "Fresh Out the Slammer", "Guilty As Sin?", "I Can Fix Him (No Really I Can)" dan "The Smallest Man Who Ever Lived" juga diduga menceritakan tentang Healy.

Pada hari Rabu (24/4/2024), seseorang bertanya kepada Matty Healy terkait 'diss track' di album baru Swift tersebut.

Mengetahui hal itu, Healy mengaku belum mendengarkan album tersebut secara keseluruhan.

“Lagu diss saya? Saya belum terlalu banyak mendengarkannya,” katanya.

Namun meskipun ia belum mendengarkan sepenuhnya, ia memberikan respons positif album baru Taylor Swift tersebut.

"Tapi saya yakin itu bagus," tambahnya.

Terlepas dari semua dugaan tersebut, 'The Tortured Poets Department' menjadi salah satu album terbesar Swift dalam sejarah.

Album ini menjadi album pertama dalam sejarah Spotify yang mendapatkan satu miliar streaming dalam waktu kurang dari seminggu.(*)

(Tribunnews.com/Farrah Putri)(TribunnewsSultra.com/Desi Triana)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved