Kabar Artis
Profil Rafi Pratama Adik Via Vallen Viral, Punya Masalah Gadai Motor hingga Rumah Digeruduk Orang
Profil Rafi Pratama, adik Via Vallen yang kini tengah viral di media sosial. Ia memiliki masalah hingga rumah kakaknya, Via Vallen digeruduk.
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Desi Triana Aswan
TRIBUNNEWSSULTRA.COM- Berikut ini profil Rafi Pratama, adik Via Vallen yang kini tengah viral di media sosial.
Ia memiliki masalah gadai motor hingga rumah kakaknya, Via Vallen pun digeruduk orang.
Kasus Rafi Pratama inipun sampai menyeret nama Via Vallen.
Peristiwa itupun sampai viral di media sosial dan diperbincangankan publik.
Seperti diketahui, rumah pedangdut, Via Vallen tengah ramai dibicarakan.
Pasalnya, rumahnya digeruduk sejumlah orang.
Bukan tanpa sebab, aksi penggerudukan tersebut gegara adik Via Vallen diduga terkena masalah besar.
Baca juga: Via Vallen dan Siti Badriah di HUT ke-19 Bombana, Asrun Lio dan Burhanuddin Pakai Baju Adat Moronene
Di mana, sang adik bernama Rafi Pratama diduga terlilit urusan gadai motor yang membuat korbannya kesulitan.
Via Vallen terkena imbasnya, pasalnya rumah pribadinya digeruduk orang banyak.
Rafi Pratama pun sampai dicari oleh sejumlah orang.
Peristiwa itu terjadi pada Senin (22/4/2024) saat rumah Via Vallen digeruduk.
Diketahui belasan orang menggeruduk rumah Via Vallen di Desa Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur.
Dilansir dari Suryamalang.com, Kapolsek Tanggulangin Kompol I GP Atma Giri membenarkan adanya sekelompok orang mendatangi rumah Via Vallen.
Orang-orang yang datang tersebut mengatasnamakan aliansi.
"Rekan-rekan dari aliansi yang mendatangi rumah beliaunya (Via Vallen)," ungkap Atma saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (23/4/2024) melansir Kompas.com (grup suryamalang).
Polisi pun sampai turun tangan untuk mengatasi persoalan tersebut.
Di mana pihak kepolisian berupaya untuk menjembatani persoalan yang diduga karena masalah gadai motor tersebut.
"Kami berusaha untuk mediasi, ternyata dari pihak keluarga Via Vallen termasuk adiknya tidak bisa datang," jelas Atma.
Lalu siapa sosok adik Via Vallen yang bermasalah tersebut?
Usut punya usut, sosok adik Via Vallen yang bermasalah tersebut berinisial RF alias Rafi Pratama.
Hal itu diungkap oleh Penasihat hukum Aliansi Arek Sidoarjo, Bramada Pratama Putra yang mengatakan aksi tersebut dilakukan oleh kelompoknya.
Menurut Bramada, salah satu anggotanya bernama Adyt mengaku dirugikan oleh adik Via Vallen.
“Salah satu anggota Aliansi Arek Sidoarjo, saudara Adyt menggadaikan motornya ke adiknya Via Vallen, RF," kata Bramada, ketika dikonfirmasi melalui telepon, Selasa (23/4/2024).
Via Vallen sendiri adalah anak pertama dari lima bersaudara.
Lima adik Via Vallen itu bernama Mella Rossa, Vinda Alfinna, Rafi Pratama dan Alvin Sapoetra.
Baca juga: Selangkah Lebih Dekat ke Pernikahan, Intip Momen Haru Acara Lamaran Via Vallen dan Chevra Yolandi
Rata-rata usia adik Via Vallen sudah dewasa kecuali Alvin Sapoetra yang masih anak-anak.
Melihat jumlah adik Via Vallen yang banyak, tak heran pada tahun 2022 lalu pedangdut 32 tahun itu pernah curhat soal beban menjadi anak pertama.
Via Vallen juga mengurai sejumlah masalah dan kesalahannya yang terlalu memanjakan adik-adiknya.
Sebagai kakak tertua, Via Vallen mengaku memberi uang jajan justru membuat sebagian adik-adiknya manja dan kurang paham konsep kerja.
“Tapi ternyata aku malah menjerumuskan mereka. Mereka terlena karena merasa sudah cukup. Guys, bentuk sayang dan peduli bukan melulu tentang materi yang akhirnya bikin MANJA,” tulis Via Vallen di Instagram-nya dikutip (18/12/2022).
Menurut Via Vallen, memanjakan adik-adiknya sama seperti menyuapi anak yang sudah besar dan bisa melakukan banyak hal.
Apabila diteruskan bisa berdampak fatal dan merusak masa depannya.
Via Vallen mengajarkan adik-adiknya untuk tanggung jawab terhadap diri sendiri karena nantinya bakal berkeluarga.
Dengan begitu, kini adik-adik Via Vallen sudah berubah menjadi lebih baik dan tumbuh menjadi anak yang bertanggungjawab.
“Mereka harus punya kemauan untuk maju, mau belajar dan mau capek. Biar mereka tau gimana susahnya cari uang dan tau arti tanggung jawab. Sampe di sini paham ya teman teman?” tutur Via Vallen.
Via Vallen juga menegaskan sampai saat ini masih memenuhi kebutuhan orang tuanya.
“Tapi kalo ditanya gimana aku ke orang tua? Masih sama dan gak akan berubah. Sampe sekarang apapun yang orang tuaku butuhin ya aku penuhin karena kalo bukan kita anaknya, siapa lagi?” imbuh Via Vallen.
Kronologi Masalah
Penasihat hukum Aliansi Arek Sidoarjo, Bramada Pratama Putra mengatakan masalah berawal saat salah satu anggota bernama Adyt mengaku dirugikan oleh adik Via Vallen.
“Salah satu anggota Aliansi Arek Sidoarjo, saudara Adyt menggadaikan motornya ke adiknya Via Vallen, RF," kata Bramada, ketika dikonfirmasi melalui telepon, Selasa (23/4/2024).
Ketika itu, Adyt menggadaikan sepeda motornya yang bermerk Honda Vario 2021 ke RF dengan nilai Rp 3 juta, Sabtu (13/3/2024) lalu.
Adyt berjanji bakal melunasinya dalam tempo dua bulan.
Kemudian, Adyt memiliki uang tersebut dan berniat membayar ke RF setelah dua Minggu berlalu.
Akan tetapi, adik Via Vallen dinilai terus berbelit serta mengaku tidak menyimpan kendaraan itu.
“(Dalam waktu) 15 hari itu, mau diambil sepeda motor ini. Tapi dari adiknya Via Vallen, mengatakan bahwa sepeda ini sudah dilempar lagi, atau enggak tahu keberadaanya ada dimana,” jelas Bramada.
Bramada mengungkapkan, RF beberapa waktu terakhir bahkan sudah tidak bisa dihubungi.
Selain itu, adik penyanyi lagu 'Sayang' tersebut juga memblokir nomor pemilik kendaraan.
“Setelah itu tidak bisa dihubungi, kontaknya Adyt ini diblokir. RF ini sekarang tidak diketahui keberadaanya dimana,” ucap Bramada.
Via Vallen Lepas Tangan?
Akibat tidak kunjung mendapat kejelasan akhirnya sejumlah anggota Aliansi Arek Sidoarjo lainnya memutuskan mendatangi rumah Via Vallen.
Dengan harapan, kakaknya bisa membantu menyelesaikan perkara tersebut.
Sayangnya, harapan itu tidak terwujud sebab Via Vallen seolah-olah hanya mengulur waktu.
“Teman-teman tiga hari kemarin itu (juga) datang ke rumahnya Via Vallen untuk meminta pertanggungjawaban, akan tetapi respons pihak keluarga itu seakan-akan mengulur-ulur,” ujar Bramada.
Oleh karena itu, kata Bramada pihaknya memberikan batas waktu 3x24 jam kepada RF untuk memenuhi kewajibanya.
Bramada pun mengancam akan menempuh jalur hukum jika tidak ada respons.
“Kami nunggu itikad baik, kami tunggu sampai hari Kamis (25/4/2024). Kalau memang tidak ada, kami lanjutkan laporan Pasal 372 KUHP tentang tindak pidana penggelapan,” tutup Bramada. (*)
(SuryaMalang.com)(TribunnewsSultra.com/Desi Triana)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.