Doa dan Amalan Harian
Doa Bepergian Agar Selamat di Perjalanan saat Mudik Lebaran, Tulisan Arab, Latin dan Terjemahan
Subhaanal ladzii sakhkhara lanaa hadzaa wamaa kunnaa lahuu muqriniin, wa inna ilaa robbinaa lamunqolibuun.
Penulis: Amelda Devi Indriyani | Editor: Amelda Devi Indriyani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/ilustrasi-berdoa-saat-bepergian-dan-berkendara.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Tidak lama lagi umat Muslim akan melaksanakan ibadah puasa Ramadhan dan akan dilanjutkan dengan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.
Hal tersebut menjadi penanda umat Muslim yang merantau akan mudik ke kampung halaman.
Saat melakukan perjalanan sebaiknya kita berdoa kepada Allah untuk memohon keselamatan dan perlindungan.
Sebab selama mudik biasanya kita akan jumpai kemacetan, atau kondisi cuaca yang tiba-tiba berubah seperti hujan maupun keadaan yang tidak mengenakan dan di luar kendali kita.
Maka dari itu, dengan berdoa kita bisa meminimalisir terjadinya hal-hal buruk sehingga perjalanan kita lebih aman dan selamat sampai tempat tujuan.
Berdoa kepada Allah menjadi salah satu bentuk ikhtiar kita meminimalisir hal yang tidak mengenakkan terjadi selama perjalanan.
Melansir dari laman bersamadakwah.net, salah satu keutamaan berdoa adalah dapat menolak bala dan menghindarkan seseorang darinya.
Baca juga: Niat dan Doa Buka Puasa Ramadhan Lengkap Tulisan Arab, Latin dan Terjemahannya
Sebagaimana hadis yang diriwayatkan Abu Dawud At Tirmidzi dan Ibnu Majah mengatakan apabila seseorang yang berdoa maka akan dilindungi oleh Allah Subhanahu wata'ala.
Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,
إِنَّ الدُّعَاءَ يَنْفَعُ مِمَّا نَزَلَ وَمِمَّا لَمْ يَنْزِلْ فَعَلَيْكُمْ عِبَادَ اللهِ بِالدُّعَاءِ
“Sesungguhnya doa itu dapat menolak bala yang telah terjadi maupun yang belum terjadi, maka berdoalah wahai hamba-hamba Allah.” (HR. At-Tirmidzi dan Al-Hakim).
Saat melakukan perjalanan sebaiknya doa dibaca dimulai ketika hendak meninggalkan rumah.
Doa Keluar Rumah
بِسْمِ اللهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ، لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ
Latin: Bismillahi tawakkaltu 'alaallah, laa haula wa laa quwwata illaa billaah.
Artinya: "Dengan nama Allah (aku keluar). Aku bertawakal (berserah diri) kepada Allah, tiada daya upaya melainkan dengan izin Allah." (HR Turmudzi dari Anas bin Malik).
Melansir Ilmu Islam, ada keutamaan ketika membaca doa keluar rumah.
Baca juga: 7 Amalan Menjelang Bulan Suci Ramadhan, Siapkan Diri Sambut dengan Sukacita, Raih Keberkahan
Sebagaimana dalam hadis dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan keutamaan doa ini.
إِذَا خَرَجَ الرَّجُلُ مِنْ بَيْتِهِ فَقَالَ بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ، لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ، قَالَ: يُقَالُ حِينَئِذٍ: هُدِيتَ، وَكُفِيتَ، وَوُقِيتَ، فَتَتَنَحَّى لَهُ الشَّيَاطِينُ، فَيَقُولُ لَهُ شَيْطَانٌ آخَرُ: كَيْفَ لَكَ بِرَجُلٍ قَدْ هُدِيَ وَكُفِيَ وَوُقِيَ؟
”Apabila seseorang keluar dari rumahnya kemudian dia membaca doa di atas, maka disampaikan kepadanya: ‘Kamu diberi petunjuk, kamu dicukupi kebutuhannya, dan kamu dilindungi.’
Seketika itu setan-setanpun menjauh darinya. Lalu salah satu setan berkata kepada temannya,’Bagaimana mungkin kalian bisa mengganggu orang yang telah diberi petunjuk, dicukupi, dan dilindungi.’ (HR. Abu Daud 5095, Turmudzi 3426, dan dishahihkan al-Albani).
Melansir TribunJatim.com, mengutip dari Kitab Induk Doa dan Zikir Terjemah Kitab al-Adzkar karya Imam an-Nawawi, disebutkan sebuah riwayat yang menjelaskan doa Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam ketika melakukan perjalanan.
Diriwayatkan dalam Shahih Muslim pada kitab al-Manasih, dari Abdullah bin Umar r.a., sesungguhnya Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam jika melakukan perjalanan dan telah menduduki untanya, beliau membaca takbir sebanyak tiga kali kemudian membaca:
سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِيْنَ، وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ
Latin: Subhaanal ladzii sakhkhara lanaa hadzaa wamaa kunnaa lahuu muqriniin, wa inna ilaa robbinaa lamunqolibuun.
Artinya: "Mahasuci Engkau, sungguh aku benar-benar telah menzalimi diriku sendiri, maka ampunilah aku, sesungguhnya tidak ada yang dapat memberikan ampunan dosa-dosa kecuali Engkau."
اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِي سَفَرِنَا هَذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى، اللَّهُمَّ هَوَ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَأَطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ
Latin: Allahumma inna nas-aluka fii safarinaa haadzal birra wattaqwa wa minal amali maa tardlaa, allahumma hawwin 'alainaa safaranaa haadzaa wa athwi 'anna bu'dahu.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu dalam perjalanan kami, perjalanan yang dalam kebaikan dan ketakwaan, dan termasuk amal yang Engkau ridhoi, ya Allah permudahlah perjalanan kami ini dan dekatkanlah atas kami yang jauh."
اللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ وَالخَلِيْفَةُ فِي أَأَهْلِ ، اَللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ وَكَابَةِ المَنْظَرِ وَسُوْءِ الْمُنْقَلَبِ فِي الْمَالِ وَالْأَهْلِ
Latin: Allahumma anta shohibu fis safari wal khalifatu fii ahlii, allahumma inni a'udzubika min wa'tsaais safari wa kaabbatil mandhari wa suual munqalabi fil maali wal ahli.
Artinya: "Ya Allah, Engkau menyertai dan pengganti keluarga dalam perjalanan, ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari beratnya perjalanan ini dan buruknya pemandangan serta jeleknya tempat kembali pada keluarga dan hamba yang aku tinggalkan."
Ketika Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam kembali dari perjalanan, beliau juga membaca doa tersebut kemudian menambahkan dengan bacaan:
آيبُونَ تَائِبُوْنَ عَابِدُوْنَ لِرَبِّنَا حَامِدُونَ
Latin: Aayibuuna taaibuuna 'aabiduuna lirabbinaa haamduun.
Artinya: "Orang-orang yang bertaubat dan orang-orang yang menghamba kepada Tuhannya, mereka memuji."
Bacaan tersebut didasarkan pada riwayat Imam Muslim. Dalam riwayat Abu Dawud, ditambah dengan penjelasan, "Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersama pasukannya, apabila menaiki tempat yang tinggi mereka bertakbir dan apabila turun mereka bertasbih."
Demikian doa berpegian agar selamat sampai tujuan dan dihindarkan dari segala hal-hal buruk.
Termasuk beberapa di antara bacaan zikir pagi dan petang. zikir tersebut boleh dibaca yang manapun dan tidak harus berurutan.
Banyak keutamaan yang bisa kita dapatkan dengan berdoa dan berdzikir, selain mendapat pahala, apa yang kita inginkan melalui doa yang kita panjatkan juga akan dikabulkan oleh Allah Subhanahu wata'ala.
Namun tentu saja semua atas kehendak Allah, Allah yang lebih mengetahui apa yang layak dan tidak layak bagi hambanya.
Wallahu A'lam Bishawab.
(TribunPalu.com/TribunJatim.com/TribunnewsSultra.com)
| Kumpulan Doa Bepergian yang Bisa Diamalkan Ketika Lakukan Perjalanan Sekeluarga |
|
|---|
| Doa Orang Dalam Perjalanan Mustajab, Berdoa Kepada Allah Mohon Perlindungan Selama Bepergian |
|
|---|
| Doa Obat Sakit Perut Dalam Islam, Agar Cepat Sembuh dan Sehat Kembali Lengkap Latin dan Terjemahan |
|
|---|
| Doa Keluar Rumah Agar Selamat saat Bepergian, Lengkap Tulisan Arab, Latin dan Terjemahan |
|
|---|
| Dzikir dan Doa Bepergian Hingga Pulang Setelah Beraktivitas Seharian, Dijauhkan Dari Bahaya |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.