Rabu, 3 Juni 2026

Materi Belajar 25 Contoh Kalimat Kerja Imperatif, Pengertian dan Ciri-ciri

Materi belajar 25 contoh kalimat kerja imperatif, pengertian dan ciri-ciri. Materi ini selalu membantu Anda dalam memberikan pengajaran kepada anak.

Tayang:
zoom-inlihat foto Materi Belajar 25 Contoh Kalimat Kerja Imperatif, Pengertian dan Ciri-ciri
Kolase TribunnewsSultra.com
Berikut ini materi belajar 25 contoh kalimat kerja imperatif, pengertian dan ciri-ciri. Seperti diketahui, materi pembelajaran akan selalu membantu Anda dalam memberikan pengajaran kepada anak ataupun murid. Sehingga dalam artikel akan memudahkan Anda terkait meteri imperatif lengkap dengan pengertian dan ciri-cirinya. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM- Berikut ini materi belajar 25 contoh kalimat kerja imperatif, pengertian dan ciri-ciri.

Seperti diketahui, materi pembelajaran akan selalu membantu Anda dalam memberikan pengajaran kepada anak ataupun murid.

Sehingga dalam artikel akan memudahkan Anda terkait meteri imperatif lengkap dengan pengertian dan ciri-cirinya.

Nah apa itu kalimat imperatif ?

Berikut ini penjelasannya berdasarkan Buku Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia Edisi Keempat, Anton M. Moeliono, dkk (2017).

Dalam bahasa Indonesia, kalimat imperatif juga disebut sebagai kalimat perintah.

Kalimat imperatif merupakan kalimat yang isi atau maksudnya memerintah, menyuruh, atau meminta.

Baca juga: 4 Macam Doa Buka Puasa Ramadhan 2023 dan Etika Berbuka, Dilengkapi Terjemahan Bahasa Indonesia

Kata kerja imperatif adalah kata kerja yang lazim digunakan untuk memberi perintah atau instruksi kepada orang lain.

Sehingga ketika seseorang melontarkan kalimat suruhan, hal itu disebut kalimat imperatif.

Baik diucapkan secara lisan, keras ataupun kasar.

Begitupula dengan nada lembat, halus, ataupun santun.

Perlu diingat, ketika menuliskan sebuah kalimat imperatif harus disertai dengan tanda seru (!).

Dikutip dari buku Hukum Bahasa (2022) karya Tepu Sitepu, contoh kata kerja imperatif, yakni ambilkan, bawakan, dan bacakan.

Dalam penulisan atau pelafalannya, kata kerja imperatif dibentuk oleh sufiks -kan (misal: tempatkan), dan -i (contoh hindari).

Kata kerja imperatif dapat dibentuk dengan partikel -lah (misal: pilihlah).

Adapun contoh kata kerja imperatif lainnya, yakni buatlah dan jangan.

Jika ditinjau dari isinya, kalimat imperatif dapat dibagi menjadi enam golongan, sebagai berikut:

1. Perintah atau suruhan; jika pembicara menyuruh lawan bicaranya melakukan sesuatu.

2. Perintah halus; jika pembicara tampaknya tidak memerintah lagi, tetapi menyuruh atau mempersilakan lawan bicara bersedia melakukan sesuatu.

3. Permohonan; jika pembicara, demi kepentingannya, meminta lawan bicara melakukan sesuatu.

4. Ajakan dan harapan; jika pembicara mengajak atau berharap lawan bicara melakukan sesuatu.

Baca juga: Kantor Bahasa Sultra Sosialisasi Penerapan Bahasa Indonesia Bagi TKA di Perusahaan Tambang Morosi

5. Larangan atau perintah negatif; jika pembicara meminta lawan bicara untuk tidak melakukan sesuatu.

6. Pembiaran; jika pembicara meminta lawan bicara untuk membiarkan sesuatu terjadi atau berlangsung.

Kalimat imperatif memiliki ciri-ciri formal, seperti berikut:

1. Intonasi yang ditandai nada rendah pada akhir tuturan.

2. Pemakaian partikel penegas, penghalus, dan kata tugas ajakan, harapan, permohonan, atau larangan.

3. Susunan inversi sehingga urutannya menjadi predikat subjek.

4. Pelaku tindakan tidak selalu terungkap.

Contoh Kalimat Imperatif:

1. Harap duduk dengan tenang.

2. Jangan parkir di depan pintu!

3. Menyeberanglah dengan hati-hati.

4. Dilarang membuang sampah sembarangan!

5. Perbaikilah sepeda mini itu!

6. Silakan mengisi formulir ini.

7. Hati-hati di jalan!

8. Awas lintasan kereta api!

9. Keluarlah karena saya ada tamu yang menunggu.

10. Ayolah, masuk!

11. Mari anak-anak kelas 12, silakan masuk ke ruangan ujian!

12. Untuk informasi yang lebih lanjut, kamu bisa membayar biaya pendaftaran terlebih dahulu ke ruangan administrasi!

13. Kamu tidak usah merasa malu, anggap saja penonton sebagai keluarga terdekatmu!

14. Mohon perhatian, harap tenang sedang dilaksanakan ujian!

15. Silakan mengambil nomor antrean terlebih dahulu sebelum masuk ruangan pemeriksaan!

16. Jangan sia-siakan waktumu hanya untuk melakukan hal yang tidak bermanfaat!

17. Belikanlah aku sayur untuk sarapan!

18. Tolong masukkan cucian kotor itu ke mesin cuci!

19. Tolong cicipilah roti panggang rasa cokelat buatanku ini!

20. Anak-anak duduklah yang rapi, sebentar lagi kepala sekolah akan mengecek kedisiplinan siswa!

21. Sebelum kalian pergi, ayo mampirlah ke rumahku!

22. Ayo kita masuk kelas, sebelum bel masuk berbunyi!

23. Bersihkan kelas sekarang karena besok akan digunakan untuk tempat ujian!

24. Tolong berikan surat pesan ini kepada Anissa!

25. Cucilah sepatu kotor itu!

Sumber: Buku Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia Edisi Keempat, Anton M. Moeliono, dkk (2017).

(*)

(Tribunnews.com/Latifah)(TribunnewsSultra.com/Desi Triana)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved