Lapas Kendari
Polisi Tes Urine 4 Napi Koruptor Buntut Kasus Penyelundupan Sabu di Lapas Kendari Sulawesi Tenggara
Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari melakukan tes urine terhadap empat napi koruptor di Lapas Kelas II A Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Penulis: Sugi Hartono | Editor: Sitti Nurmalasari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Polisi-Tes-Urine-4-Napi-Koruptor-Buntut-Kasus-Penyelundupan-Sabu-di-Lapas-Kendari-Sulawesi-Tenggara.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari melakukan tes urine terhadap empat napi koruptor di Lapas Kelas II A Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Hal ini dilakukan buntut ditemukannya narkoba diduga jenis sabu disalah satu tupperware makan saat hendak dimasukkan ke dalam Lapas Kendari, Senin (7/8/2023) kemarin.
Keempat napi koruptor tersebut yakni YN, JH, JN, dan MK.
Kepala Satuan Reserse Narkoba Polresta Kendari, AKP Hamka Hamzah membenarkan pihaknya sudah melakukan tes urine terhadap empat napi koruptor tersebut.
Baca juga: Pemuda Asal Konawe Sulawesi Tenggara Diamankan Polisi, Diduga Jadi Pengguna dan Pengedar Narkoba
"Langkah-langkah pada hari ini kami tes urine orang yang kami duga, kami curigai ada hubungannya sampai narkotika ini ditemukan di Lapas Kendari pada sore kemarin," ujarnya, Selasa (8/8/2023).
AKP Hamka menuturkan pihaknya masih terus melakukan penyelidikan mengenai asal muasal sabu tersebut.
Kata dia, termasuk menelusuri sosok istri maupun driver online yang mengirimkan paket makanan tersebut.
"Apa benar makanan yang akan diberikan kepada saudara YN ini sebelumnya dimasukkan narkoba atau tidak," tutur AKP Hamka. (*)
(TribunnewsSultra.com/Sugi Hartono)