Sultra Memilih
GMNI Kota Kendari Perkuat Peran Pemuda untuk Mengawal Pesta Demokrasi 2024 Mendatang
Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia atau GMNI Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar Dialog Kepemudaan, terkait Pemilu 2024.
Penulis: Naufal Fajrin JN | Editor: Muhammad Israjab
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia atau GMNI Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar Dialog Kepemudaan.
Gelaran kegiatan tersebut diketahui merupakan upaya GMNI Kendari mengawal Pemilihan Umum atau Pemilu 2024 mendatang.
Melihat situasi politik yang kian memanas, GMNI Kendari mengaku perlu ada gerakan politik mengedepankan ide memahamkan para pemilih nantinya.
Pasalnya, GMNI Kendari menilai eksistensi politik yang berkembang sejauh ini hanya mentok di batas prosedural tanpa menguliti substansi dalam politik.
Baca juga: Kisah Petugas Pantarlih Pemilu 2024 di Kendari Sultra, Dikira Penagih Utang hingga Dikejar Anjing
Dialog tersebut menghadirkan Muhammad Endang SA selaku Ketua DPD Demokrat Sultra.
Lalu Ketua KPU Kota Kendari, Jumwal Shaleh selaku, pengamat politik M Najib Husain, dan Ketua Jari Kota Kendari La Ode Hidayat.
Dalam rangka mengawal Pemilu 2024, dialog tersebut membahas seputar peran pemuda yang berkualitas dan demokratis.
Baca juga: Pemutakhiran Data Pemilih, Bawaslu Konawe Harap Masyarakat Bisa Salurkan Hak Pilihnya di Pemilu 2024
Maka, melalui kegiatan itu, Isman selaku ketua panitia menegaskan bahwa para pemilih termasuk keterlibatan mahasiswa nantinya diwajibkan harus memahami situasi politik yang ada.
Hadirnya kegiatan yang diusung GMNI Kendari tersebut dinilai Isman sebagai langkah solutif untuk mengentaskan semua masalah tersebut.
"Konsep dan gagasan dari setiap kandidat sangat di butuhkan untuk menciptakan gairah baru," ujarnya, Kamis (22/6/2023).
Baca juga: Kendari Barat Wilayah Kecamatan Jumlah Pemilih Tertinggi di Kota Kendari, Cek DPT Pemilu 2024
Hal serupa turut ditegaskan Ketua KPU Kota Kendari, Jumwal Shaleh.
Ia membeberkan soal rangkaian dan tahapan Pemilu yang perlu dipahami oleh pemuda yang nantinya akan menjadi pemilih di 2024 mendatang.
Hal itu dimaksudkan Jumwal Shaleh agar kelak para pemuda yang melek politik mampu mengabdikan dirinya sebagai pengawas pesta demokrasi.
"Saya mengharapkan GMNI Kota Kendari bisa menjadi pendobrak dan bisa berkontribusi dalam mengawal pemilu yang berkualitas dan demokratis," tegasnya. (*)
(TribunnewaSultra.com/Naufal Fajrin JN)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.