Video Viral
Sosok Oknum TNI Tendang Motor Ibu dan Anak Terungkap, Pangkat Praka dan Anggota Denhanud 461
Berikut ini sosok oknum TNI tendang motor ibu dan anak terungkap. Ia ternyata berpangkat Praka atau Prajurit Kepala Angkatan Udara.
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Desi Triana Aswan
TRIBUNNEWSSULTRA.COM- Berikut ini sosok oknum TNI tendang motor ibu dan anak terungkap.
Ia ternyata berpangkat Praka atau Prajurit Kepala Angkatan Udara.
Tak hanya itu, dirinya juga tergabung sebagai anggota Denhanud 461.
Sebelumnya video viral beredar menunjukan seorang anggota TNI menendang motor ibu dan anak.
Ibu tersebut membonceng anaknya yang duduk di belakang.
Peristiwa yang viral di media sosial itu terjadi di Bekasi.
Aksi dari oknum TNI viral itu pun ramai memantik reaksi netizen.
Baca juga: Update Video Viral Anggota TNI Tendang Pemotor Ibu-ibu Bonceng Anak, Sosok Pemilik dan Asal Plat AA
Bahkan plat AA yang dikendari oknum TNI itu juga menjadi trending topic Twitter, Selasa (25/4/2023).
Netizen pun ikut geram menyaksikan rekaman video viral yang diduga menunjukkan sikap arogansi dari pria berbaju loreng itu.
Perlahan namun pasti, sosok oknum TNI viral itupun terungkap.
Dilansir dari Tribun Jabar, belakangan diketahui sosok oknum anggota TNI tendang pemotor ibu-ibu itu terkuak lewat penulusan plat nomor kendaraannya.
Saat aksinya tendang pemotor di Jalan Raya Jatiwarna Pondok Gede Bekasi, ia mengendarai motor Yamaha XMax.
Pria berseragam TNI itu mengendarai motor bernomor polisi AA 6536 JZ.
Netizen Telusuri Nomor Polisi
Seorang netizen bahkan menulusuri sosok oknum TNI itu dari nomor polisi kendaraan yang ditumpanginya.
Dari plat nomor AA berakhiran Z itu diduga berasal dari wilayah Wonosobo, Jawa Tengah.
Kapuspen TNI Laksda TNI Angkat Bicara
Dilansir dari Kompas.com, Kapuspen TNI Laksda TNI Julius Widjojono menjelaskan pihaknya saat ini masih menelusuri kebenaran kejadian tersebut.
Julius Widjojono berkoordinasi dengam Komandan Puspom TNI untuk menelusuri oknum anggota TNI tersebut melalui nomor polisi kendaraan yang digunakan.
Hal ini untuk proses klarifikasi atas tindakan arogansi anggota.
Lantas siapa sosok pria yang menendang motor ibu tersebut?
Baca juga: Terbaru Video Popo dan Rozi Viral TikTok dan Twitter hingga Link Full Videonya Masih Diburu Warganet
Menurut Julius hasil penelusuran motor yang dikendarai oknum TNI berasal dari Surakarta dan pemilik STNK berinisial K dengan alamat Wonosobo.
Setelah ditelusuri, identitas oknum anggota TNI tersebut adalah Praka ANG, anggota Denhanud 461.
Hal itu diungkap lewat akun resmi TNI Angkatan Udara melalui media sosial Twitter.
Akun Twitter @_TNIAU pun membalas cuitan @txtdariorangberseragam.
Ia mengabarkan bahwa yang bersangkutan atas nama ANG berpangkat Praka.
Praka ANG merupakan anggota Denhanud 461.
Akibat perbuatannya, Praka ANG mendapat sanksi dan harus meminta maaf secara langsung kepada korban.
"Saat ini ybs sudah mendapat sanksi disiplin dari atasannya.
Dandenhanud 471 juga sedang mencari ibu tersebut utk meminta maaf secara langsung.
Terima kasih," tulis akun itu.
Kronologi Kejadian
Sebelumnya aksi oknum anggota TNI tendang pemotor ibu-ibu boncengi anak kecil itu viral di media sosial.
Aksinya tersebut terekam kamera seorang netizen yang merupakan saksi dalam peristiwa tersebut hingga viral.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Jatiwarna Pondok Gede, Bekasi, Senin (24/4/2023).
Saksi memperlihatkan perlakuan tak elok yang dilakukan oknum anggota TNI tendang pemotor ibu-ibu membonceng anak.
Video tersebut diunggah akun TikTok @iknanthe hingga beredar di media sosial lainnya.
Dalam video tersebut awalnya memperlihatkan dua pemotor.
Satu pemotor merupakan ibu-ibu yang memboncengi seorang anak.
Satu lagi pria oknum TNI mengendarai motor Yamaha XMax dengan nomor polisi AA 6536 JZ
Kemudian pemotor pria berseragam TNI itu tiba-tiba menendang pemotor ibu-ibu tersebut.
Sontak pemotor ibu-ibu tersebut terlihat terkejut namun berusaha mengendalikan motornya agar tak jatuh.
Terlihat reaksi sang anak yang diboncengi juga tampak kaget.
Sementara itu, pemotor yang diduga anggota TNI itu langsung tancap gas setelah puas menendang pemotor ibu-ibu tersebut.
Dalam video tersebut, perekam mengungkap kronologi kejadian yang membuat oknum anggota TNI itu tendang pemotor.
Menurut perekam, kejadian bermula karena pemotor ibu-ibu mengerem mendadak karena kendaraan di depannya.
Kemudian pemotor berseragam TNI menabrak motor yang dibawa ibu-ibu sambil memboncengi anak kecil tersebut.
“Itu yang bawa motor ibu-ibu dan bonceng anak kecil.”
“Dia juga ngerem mendadak karena di depannya gerem mendadak.”
“Ibu itu kaget karena depannya ngerem mendadak, nak ditabraklah akhirnya sama Om Jagoan ini,”
“Abis itu ditendang motornya,” tulis perekam yang merupakan saksi.
Tak sampai di sana, perekam mengungkap oknum anggota TNI itu tendang pemotor ibu-ibu yang boncengi anak itu dua kali.
“Sebelumnya udah sempat ditendang sekali, makannya gw bilang ge telat videoin kirain nggak akan nendang lagi, ternyata…….” ungkapnya.
Tak sampai di sana, perekam tampaknya ikut geram atas perlakuan oknum TNI tersebut.
Kemudian ia juga menyeratakan video berisi komentar seorang pria yang dipanggilnya dengan sebutan papi.
Menurut pemilik akun @iknanthe, papinya itu juga merupakan mantan anggota TNI berpangkat Letkol.
Pria itu menyesalkan tindakan oknum TNI yang menendang ibu di jalan Raya tersebut.
"Ini (papi) tentara tapi melihat kelakuan juniornya di depan mata, shock.
Bagaimana menurut papi?," kata si pengunggah.
"Ya nggak pantaslah," jawab pria tersebut sambil membuang muka.
Kini, video oknum anggota TNI tendang pemotor ibu-ibu boncengi anak kecil itu viral di media sosial.
Sontak warganet yang menyaksikan video tersebut bereaksi.
Tak sedikit warganet yang mengecam perlakuan oknum anggota TNI dalam video tersebut.
Berikut beragam komentar warganet.
"Emang banyak yang GAK PANTAS pakai seragam"
"Tapi jangan diselesaikan secara kekeluargaan ya, ga ada efek jera nanti nya."
"kog kasar banget perilakunya,untung si pengendara yg ditendang enggak roboh. mentang2 lg pakai seragam. Gimana orang mau bersimpati klo sikapnya seperti preman jalanan"
"Perlu ditanyakan pas masuk seleksi TNI nya"
"Semoga hukuman yg diberikan atasannya pada anggota nya yg salah tidak hanya lisan ,agar kedepannya membuat ia JERA berbuat se enaknya dan mencoreng nama baik TNI , krn TNI yg selama ini masyarakat kita kenal selalu mengayumi pada rakyat. Tp kok begini"
"Ingin ku berkata kasar tp masi lebaran"
(TribunnewsSultra.com/Desi Triana) (TribunJabar.id)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.