Ramadhan 2023
Polresta Kendari Sultra Kembali Bubarkan Aksi Balapan Liar di Kendari Beach
Satuan Lalulintas Kepolisian Resort Kota Kendari kembali membubarkan aksi balapan liar yang terjadi di Kendari Beach, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Penulis: Sugi Hartono | Editor: Muhammad Israjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/razia-balap-liar-Kendari-Beach.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA,KENDARI - Satuan Lalulintas Kepolisian Resort Kota Kendari kembali membubarkan aksi balapan liar yang terjadi di Kendari Beach, Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (24/3/2023).
Pembubaran tersebut karena aksi balapan liar ini sudah mengganggu masyarakat pengguna jalan lainnya.
Berdasarkan pantauan di lokasi, hampir pebalap liar tersebut merupakan anak remaja dengan menggunakan motor knalpot brong.
Mereka berkumpul dan mulai melakukan aksinya tersebut, sekitar pukul 05.13 WITA.
Akibat banyaknya pebalap liar dan penonton yang menyaksikan para remaja, menunggangi kuda besi jalan di sekitar lokasi kejadian terpantau macet.
Baca juga: Satlantas Polresta Kendari Gencarkan Razia Balapan Liar dan Knalpot Brong Selama Bulan Ramadhan 2023
Bahkan sebagain berputar arah dan menggunkanan jalan lain, karena banyak masyarakat yang menonton maupun yang mempertunjukan aksinya di jalan raya.
Tak hanya mengganggu masyarakat, balapan liar tersebut juga membahayakan pengendara yang lewat di lokasi.
Terlihat beberapa mobil yang melintas, hampir bersenggolan dengan para pebalap liar tersebut.
Polresta Kendari diketahui menggencarkan aksi razia balapan liar dan kendaraan knalpot brong, selama bulan suci Ramadhan 2023.
Baca juga: Razia Prostitusi di Kendari Jelang Ramadan 2023, Polsek Kemaraya Petakan Lokasi
Hal tersebut dilakukan banyak remaja yang memanfaatkan waktu tersebut, untuk melakukan aksi balapan liar.
Kata Kapolresta Kendari, Kombes Pol Muh Eka Fatturahman giat patroli tersebut dalam rangka upayamenekan maraknya aksi balapan liar.
Dilakukan kelompok remaja, yang sering terjadi saat Ramadhan.
"Dan aksi balapan liar yang dilakukan kelompok remaja tersebut sangat meresahkan masyarakat pengguna jalan lainnya," tuturnya. (*)
(Tribunnewssultra/Sugihartono)