Biodata Yuli Sumpil Dicari Netizen Usai Viral Video Pengrusakan Logo Arema FC, Dirigen Aremania

Berikut ini biodata Yuli Sumpil yang dicari netizen usai viral video pengrusakan logo Arema FC. Namun terbaru, sosoknya ramai jadi perbincangan.

Kolase Tribunnewssultra.com
Yuli Sumpil dicari netizen usai viral video pengrusakan logo Arema FC. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM- Berikut ini biodata Yuli Sumpil yang dicari netizen usai viral video pengrusakan logo Arema FC.

Ia merupakan suporter juga dirigen Aremania yang selama ini begitu getol mendukung Arema FC.

Namun terbaru, sosoknya ramai jadi perbincangan.

Pasalnya, ia dikaitkan dengan viralnya video pengrusakan logo Arema FC.

Selain itu, Yuli Sumpil juga dikaitkan dengan tragedi Kanjuruhan.

Baca juga: Jadwal Liga 1 Hari Ini Arema FC Vs Persis Solo, H2H dan Prediksi Susunan Pemain, Kick Off 16.15 WITA

Bahkan nama Yuli Sumpil menjadi trending topic Twitter sejak Selasa (1/2/2023) hingga Rabu (2/2/2023).

Pantauan TribunnewsSultra.com,sejak pagi, cuitan soal Yuli Sumpil sebanyak 5,421 kali.

Tak hanya itu, Arema Malang juga trending Twitter dengan cuitan 5,074 kali.

Semua tidak terlepas dalam satu isu yang sama terkait pengrusakan logo Arema FC.

Sampai saat ini sejumlah netizen pun ramai mencuit tentang dirigen Aremania ini.

Yuli Sumpil dicari netizen usai viral video pengrusakan logo Arema FC.
Yuli Sumpil dicari netizen usai viral video pengrusakan logo Arema FC. (Kolase Tribunnewssultra.com)

Beberapa diantaranya meminta agar Yuli Sumpil diperiksa terkait dengan kasus tragedi Kanjuruhan.

"Tangkap Aremania yang pertama kali turun ke lapangan, Periksa Yuli Sumpil apakah terlibat dalam peristiwa Tragedi Kanjuruhan!
Pas dulurmu mati koen ngilang, PasLogo dirusak koen malah nangis," tulis cuitan @Thitipan_Mafia.

"tangkap pemicu Tragedi Kanjuruhan, yaitu
1. Suporter Aremania yang turun ke lapangan.
2. Dirigen/ Capo yang membakar ujaran kebencian dan ancaman kepada tim Persebaya (saudara Yuli Sumpil, ada di foto)," cuit @hobibalbalan.

"Sayang banget harus banyak yang kecewa gara statement mu Yuli Sumpil

Spertinya mereka kudu diperiksa," cuit @@RezaArap___.

Deretan meme Yuli Sumpil juga bertebaran di Twitter.

Masih banyak lagi cuitan terkait Yuli Sumpil ini ramai jadi perbincangan di media sosial.

Siapa Yuli Sumpil?

Profil dan Biodata Yuli Sumpil

Dirangkum dari Tribunnewswiki, Yuli Sumpil adalah seorang suporter sekaligus dirigen dari Aremania.

Aremania Yuli Sumpil datangi Kandang Singa, berharap Arema FC tak benar-benar bubar (Twitter @aremafcofficial)
Pria bernama asli Yuli Sugianto ini lahir di Purwantoro, Blimbing, Malang, pada 14 Juli 1976.

Sejak kecil atau tepatnya saat masih duduk di bangku kelas 5 SD, Yuli Sumpil sudah menjadi Aremania.

Ia pun juga sudah puluhan bahkan mungkin ratusan kali hadir di stadion untuk mendukung Arema.

Baca juga: Panitia Ngeyel Tak Patuhi Saran Aparat di Laga Arema FC Vs Persebaya, Mahfud: Dilaksanakan Sore

Yuli Sumpil sendiri memiliki gaya atribut yang khas, yaitu mengenakan topi, kaca mata, tindik di kedua telinganya, dan kaus hingga jaket Aremania yang selalu melekat di tubuhnya.

Saat hadir menonton pertandingan Arema, Yuli Sumpil mempunyai tugas sebagai dirigen,

Dirigen sendiri adalah orang yang memimpin para suporter untuk menyanyi dan menari dalam sebuah pertandingan sepak bola.

Yuli Sumpil sendiri sudah menjadi dirijen Aremania sejak tahun 1998.

Saat beraksi, dia selalu melaksanakan tugasnya sebagai dirigen dengan semangat penuh.

Berkat Yuli Sumpil, Aremania menjadi suporter yang terkenal dan disegani hingga luar negeri.

Yuli Sumpil pernah menyabet beberapa penghargaan berkat konsistensina dalam menjadi suporter sepak bola.

Ia pernah meraih penghargaan The Best Suporter pada Ligina VI tahun 2000 bersama Aremania dan The Best Supporter Piala Indonesia 2006 bersama Aremania.

Kontroversi

Pada tahun 2022 lalu, pentolan suporter Bonek, Andie Peci mengatakan harusnya Yuli Sumpil diperiksa.

Pasalnya, kata dia, Yuli Sumpil, turut menjadi penyebab terjadinya tragedi mematikan tersebut.

"Seharusnya juga ada proses hukum yaitu penyelidikan kepada Yuli Sumpil sebagai. dirigen Aremania. Karena ulahnya pada pertandingan Arema Vs Persebaya.

Bila unsur pidananya terpenuhi, Bisa dilanjutakan ke tahap penyidikan. Keadilan hukum itu tak mengenal batas," tulis Andie Peci, Melalui akun twitternya Selasa (18/10/2022) lalu.

Sempat tak ada kabar, Yuli Sumpil kini muncul.

"Yang sempat hilang dan dicari akhirnya keluar, Yuli Sumpil :)

Kantor Arema FC di rusak - Manajemen Arema FC Bicara Bubar - Yuli Sumpil pun keluar dan meminta terus eksistensi Arema.

Bagaimana reaksi Arek Malang?," tulis pemilik akun @GIBOLofficial

Diketahui, demo massa yang mengatasnamakan Arek Malang, mendatangi kantor Arema FC, Minggu (29/1/2023).
Mereka datang untuk meluapkan kekesalannya.

Mereka kecewa dengan manajemen Arema FC yang dinilai bungkam dan minim empati, terhadap peristiwa Kanjuruhan.

Pengrusakan Logo

Aksi demo berujung pengrusakan Store Arema FC, Minggu (29/1/2023).

Dalam aksi tersebut, massa diketahui merusak Arema Store menggunakan batu.

Tak berhenti sampai di situ, logo Singo Edan yang terpajang juga tak luput dari pengrusakan.

Atas kejadian itu, pentolan suporter Arema FC, Yuli Sumpil mengaku sakit hati lantaran logo tim kesayangannya dirusak dengan cara dibakar.

Yuli Sumpil menyebut tindakan yang dilakukan oleh massa tersebut menyakiti perasaannya.

Bahkan disebut oleh Yuli Sumpil, tindakan tersebut tak menghormati dan menaruh respek atas perjuangan Aremania untuk memberikan dukungan kepada Arema FC.

Luapan kekecewaan Yuli Sumpil maupun Aremania yang lain disampaikan saat sesi rapat koordinasi di kantor Arema FC, Selasa (31/1/2023).

Sejumlah pendukung setia Singo Edan mengecam adanya aksi perusakan logo tersebut.

Yuli Sumpil, selaku dirigen Arema FC menyebut perusakan yang dilakukan oleh massa yang mengatasnamakan Arek Malang ini ini tak bisa ditolerir.

"Melihat ada perusakan logo yang selama ini ribuan Aremania mengorbankan jiwa dan raganya untuk logo Arema, terus terang sakit hati. Apalagi dirusak," ucap pria yang akrab disapa Sam Jhoelez itu, dikutip Tribunnews.com dari Surya Malang.

Baginya, logo Arema FC merupakan sesuatu yang sakral dan menyelimuti jiwa raga dari Aremania.

Logo Arema FC memiliki makna penting. Bukan hanya semata lambang kebesaran, namun juga pemersatu kota Malang.

Dia meneriakkan kepada seluruh Aremania agar menjaga logi Singo Edan sebaik mungkin.

"Logo ini gak bersalah. Logo ini merupakan jiwa dan raga Aremania. Nyawaku buat taruhan kalau ada yang merusak. Apalagi teman kita yang meninggal kemarin karena membela logo ini," terangnya.

Film

Kiprahnya sebagai seorang dirigen sempat membuat seorang insan perfilman tertarik untuk mengangkatnya dalam sebuah film.

Akhirnya dibuatlah sebuah film dokumenter berjudul 'The Conductors' yang digarap oleh Andi Bachtiar Yusuf.

The Conductors berusaha untuk mengungkap sisi lain dari Addie MS (Twilite Orchestra), AG Sudibyo (Paduan Suara Mahasiswa UI) dan Yuli Sumpil (Aremania). Menampilkan kiat dan semangat dari anak manusia yang sangat mencintai profesinya tersebut.

Film yang telah diputar pada ajang Jakarta International Film Festival (JiFFest) 2007 lalu tersebut merupakan karya dokumenter kedua pria yang lebih akrab dipanggil "Ucup" setelah The Jak (2007).

Setelah premiere di Jakarta, film tersebut juga diputar di Bandung, Malang, Semarang, Yogyakarta, Jember, Purwokerto, bahkan sampai Pusan (Korea Selatan).

Biodata Yuli Sumpil:

Nama: Yuli Sumpil

Nama asli: Yuli Sugianto

Lahir: 14 Juli 1976

Suporter fanatik Arema Indonesia

Asal: Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur

Film: The Conductors. (*)

(Tribun-Timur.com/ Sakinah Sudin) (Tribunnews.com/Giri)(SuryaMalang/Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah (Tribunnewswiki/PutradiPamungkas)(TribunnewsSultra.com/Desi Triana)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved