Berita Buton

Wanita Asal Buton Korban Pembakaran Ternyata ODGJ, Hendak Temui Anaknya Tapi Kesasar di Sorong

Wagesuti (50) asal Buton, Sultra, jadi korban kebrutalan beberapa oknum hingga meninggal dunia dengan cara yang sangat mengenaskan di Kota Sorong.

Pixabay: Alexas_Fotos
Wagesuti (50) jadi korban kebrutalan beberapa oknum hingga meninggal dunia dengan cara dibakar hidup-hidup yang sangat mengenaskan di Kota Sorong. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, BAUBAU - Wagesuti (50) jadi korban kebrutalan beberapa oknum hingga meninggal dunia dengan cara yang sangat mengenaskan di Kota Sorong, Papua Barat Daya.

Wanita asal Desa Suandala, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra) itu meninggal usai dibakar hidup-hidup akibat dituduh akan melakukan penculikan anak.

Peristiwa naas itu terjadi di Kilometer 8 Lorong II, Kelurahan Klasabi, Distrik Sorong Manoi, Kota Sorong pada Selasa (24/1/2023), sekira pukul 06.30 WIT.

Namun tuduhan terhadap wanita dibantah pihak keluarga maupun aparat Pemerintah Desa Suandala tempat asal wanita tersebut.

Baca juga: Video Pria Bongkar Aspal Baru di Buton Sultra Pakai Tangan Viral, Hasilnya Kayak Pasir: Ini Bukti

"Sebenarnya ibu itu bukan penculik anak, dia mengalami gangguan jiwa atau orang dalam gangguan jiwa (ODGJ)," jelas Kepala Desa Suandala Janaena, ketika dikonfirmasi TribunnewsSultra.com, Rabu (25/1/2023).

Ia menerangkan, wanita tersebut merupakan warganya yang tinggal di Desa Suandala dan akan pergi ke Kota Bitung, Provinsi Manado untuk bertemu anaknya sejak 25 Desember 2022 lalu.

Kepala Desa Suandala, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra), Janaena
Kepala Desa Suandala, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra), Janaena (istimewa)

"Dia itu memang tinggal di Suandala, cuma dia itu baru 1 bulan kesana itu, tanggal 25 Desember tahun lalu," ujar Janaena

Kata dia, Wagesuti sebenarnya diketahui akan pergi ke Bitung setelah diajak anaknya, namun tidak diketahui kenapa bisa kesasar hingga ke Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya.

Baca juga: Kabar Viral Penculikan Anak Diduga Penyebab Wanita Dibakar Hidup-hidup di Sorong Papua

"Jadi mungkin disana itu dia kesasar karena sendirinya, ya mungkin dikira itu penculik anak, karena masih marak-maraknya," terangnya.

"Dia belum sempat ketemu anaknya, kemungkinan dia salah naik kapal, tapi belum tahu juga bagaimana jalan ceritanya sehingga dia bisa didapat di Sorong itu," lanjutnya.

Namun ia menegaskan, warganya yang menjadi korban pembakaran oleh beberapa oknum itu bukanlah pelaku penculikan anak.

Hanya saja, lanjutnya, wanita tersebut sudah agak lama mempunyai gangguan kejiwaan yang sifatnya datang-datangan setiap tahunnya.

"Cuman dia ini kalau Bulan 1 sampai Bulan 4 itu dia gangguan jiwa," kata dia.

Jenazah Wagesuti dikabarkan akan dibawa pulang dan dimakamkan di Kampung Halaman Desa Suandala, Kecamatan Lasalimu, Kabupaten Buton.

Jenazah wanita tersebut diberangkatkan melalui jalur udara dan diperkirakan akan sampai di Bandara Betoambari Kota BaubauĀ  pada sore hari. (*)

(TribunnewsSultra.com/La Ode Muhammad Abiddin)

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved