Berita Kendari

Siswa SMPN 7 Kendari Mahir Mainkan Alat Musik Dari Bambu, Asmawa Tosepu Beri Hadiah Rp2 Juta

Intip kepiawaian siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama atau SMP Negeri 7 Kendari di Sulawesi Tenggara (Sultra) mainkan alat musik dari bambu.

Penulis: Husni Husein | Editor: Desi Triana Aswan
TribunnewsSultra.com/Husni Husein
Kepiawan siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama atau SMP Negeri 7 Kendari di Sulawesi Tenggara (Sultra) mainkan alat musik dari bambu pada Rabu (25/1/2023). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI- Intip kepiawaian siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama atau SMP Negeri 7 Kendari di Sulawesi Tenggara (Sultra) mainkan alat musik dari bambu pada Rabu (25/1/2023).

Instrumen alat musik tersebut bak menyerupai bunyi suling. 

Keuletan para pelajar mendendangkan alat musik tradisional itu membuat decak kagum audience hingga para elit asik menyaksikan.

Sebanyak tiga lagu meliputi lagu daerah asal Pulau Buton, Tanah wolio dan Lagu Kebangsaan Maju Tak Gentar sukses ditampilkan siswa SMPN 7 Kendari.

Baca juga: Pemkot Rehabilitasi Sekolah TK, SD, SMP di Kendari Melalui DAK 2022, Ingatkan Jaga Sarana Prasarana

Bambu ditiup dengan seirama ayunan pukulan drum membuat musik terdengar merdu hingga membuat tepuk tangan bergemuruh penonton usai ditampilkan.

Atas pertunjukan para pelajar ini, Pj Wali Kora Kendari, Asmawa Tosepu memberikan uang pembinaan senilai Rp2 juta.

Disela-sela moment foto bersama siswa siswi itu, Asmawa Tosepu mencoba unjuk diri dalam kepiawaiannya meniup alat musik tersebut namun gagal.

Diketahui, pertunjukan seni musik siswa siswi SMPN 7 Kendari ini berlangsung sebagai rangkaian deklarasi anti tawuran dan kekerasan siswa-siswi se Kota Kendari.

Deklarasi ditandai dengan penandatanganan Ketua Osis perwakilan tiap SMP/SMA/SMK/MA ini dilakukan di Aula Pola Balai Kota Kendari.

Kepiawan siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama atau SMP Negeri 7 Kendari di Sulawesi Tenggara (Sultra) mainkan alat musik dari bambu pada Rabu (25/1/2023).
Kepiawan siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama atau SMP Negeri 7 Kendari di Sulawesi Tenggara (Sultra) mainkan alat musik dari bambu pada Rabu (25/1/2023). (TribunnewsSultra.com/Husni Husein)

Asmawa Tosepu mengatakan deklarasi ini bentuk pemerintah kota dengan stakeholder membangun kondusivitas wilayah hingga menciptakan lingkungan pelajar terpelajar.

Dia berharap polisi lintas batas wilayah dapat berperan lebih untuk mensukseskan kondusivitas wilayah serta seluruh dinas pun dapat ikut berpartisipasi dalam menjaga aksi tawuran pelajar. (*)

(Tribunnews Sultra.com/Husni Husein) 

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved