Berita Kolaka

Profil Ketua Forum Anak Kolaka Sultra Abiel Rasyid, Gemar Berorganisasi dan Belajar Demi Capai Mimpi

Berikut ini profil Ketua Forum Anak Kolaka Sulawesi Tenggara (Sultra), Abiel Rasyid yang gemar berorganisasi dan belajar untuk capai impian.

Kolase Tribunnewssultra.com
Berikut ini profil Ketua Forum Anak Kolaka Sulawesi Tenggara (Sultra), Abiel Rasyid yang gemar berorganisasi dan belajar untuk capai impian. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM- Berikut ini profil Ketua Forum Anak Kolaka Sulawesi Tenggara (Sultra), Abiel Rasyid yang gemar berorganisasi dan belajar untuk capai impian.

Abiel Rasyid merupakan remaja asal Kabupaten Kolaka, Sultra yang memiliki impian masa depan yang besar.

Namun, Abi Rasyid menyadari impian yang ingin digapainya tak hanya sekedar berangan-angan melainkan mewujudkannya.

Ia pun memiliki strategi jitu untuk membuat mimpinya menjadi nyata walaupun secara bertahap, salah satunya dengan berorganisasi.

Lantas seperti apa perjalanan masa remaja Abiel Rasyid yang gemar berorganisasi dan belajar?

Baca juga: Biodata Lengkap dan Profil Thorsten Fink Bakal Latih PSIS Semarang, Alasan Kuat Hijrah ke Liga 1

Kepada Tribunnewssultra.com, Abiel Rasyid sempat menceritakan proses perjalanannya hingga sampai saat ini.

Profil

Abiel Rasyid memiliki nama lengkap Nabil Musyarraf.

Saat ini (2023) ia berusia 15 tahun dan menempuh dunia pendidikan di MAN 1 Kolaka jurusan MIPA.

Selama menempuh dunia pendidikan Abiel Rasyid sempat mewakili sekolahnya dalam berbagai kompetisi bahkan memenangkannya.

Misalnya saja, juara 2 lomba dai cilik tingkat kabupaten, juara 3 lomba pidato tingkat nasional, juara 4 lomba baca puisi tingkat nasional, hingga menjadi peserta terbaik jambore pelajan teladan pada akhir tahun 2022.

Berikut ini profil Ketua Forum Anak Kolaka Sulawesi Tenggara (Sultra), Abiel Rasyid yang gemar berorganisasi dan belajar untuk capai impian.
Berikut ini profil Ketua Forum Anak Kolaka Sulawesi Tenggara (Sultra), Abiel Rasyid yang gemar berorganisasi dan belajar untuk capai impian. (Kolase Tribunnewssultra.com)

Proses yang dilaluinya tentu tidak mudah tanpa belajar dengan konsisten dan tekun.

Ia mengungkapkan awalnya tertarik mengikuti kegiatan sejak duduk dibangun SMP.

Kala itu, ia memilih untuk menjalani masa SMPnya dengan menjadi santri di Pondok Pesantren.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved