Berita Muna

Hoaks Kabar Penculikan Anak, Polres Muna Beberkan Penyebabnya: Karena Peristiwa di Kendari

Belakangan masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra) digegerkan dengan kabar penculikan anak, tak terkecuali dengan Kabupaten Muna.

Editor: Risno Mawandili
Handover
FOTO ILUSTRASI - Belakangan masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra) digegerkan dengan kabar penculikan anak, tak terkecuali dengan Kabupaten Muna. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM,KENDARI - Belakangan masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra) digegerkan dengan kabar penculikan anak, tak terkecuali dengan Kabupaten Muna.

Menurut Kepala Satuan Reskrim Kasatreskrim Polres Muna, IPTU Alamsyah, warga di Pulau Muna tersebut telah menjadi korban kesalahan iformasi.

Dia menegaskan, kabar penculikan anak yang beredar di media sosial merupakan informasi hoaks.

IPTU Alamsyah menjelaskan, pihaknya sudah dua kali menerima informasi soal kasus penculikan anak ini.

Namun setelah ditelusuri, ternyata informasi tersebut merupakan berita hoaks.

Menurutnya, infomrasi tersebut tersebar luas di media sosial setelah kasus penculikan anak di Kota Kendari belum lama ini.

"Iya wajar saja sebetulnya, karena ada kejadian penculikan anak di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara," ujarnya kepada TribunnewsSultra.com, Senin (23/1/2023).

Baca juga: 3 Anak di Sorawolio Baubau Sultra Diduga Nyaris Jadi Korban Penculikan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Baca juga: Warga Muna Sultra Digegerkan Informasi Penculikan Anak, Polisi Sebut Wajar Karena Ada Kejadian

Kasus penculikan anak di Kota Kendari ini melibatkan seorang bayi berumur 9 bulan bernama Muhammad Askah Al Ramadan.

Askah merupakan anak dari pasangan Muhammad Aldi Al Maidi dan Mardiana. Dia dirampas dari dekapan ayahnya ketika berada di dalam rumah, di kawasan Kendari Caddi, Kota Kendari, sekitar pukul 12.00 wita.

Penculiknya bernama Watimin alias Amin alias Rambo.

Askah berhasil diselamatkan. Namun Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari belum bisa menangkap pelaku. Mereka hanya merilis ciri-cirinya.

Disebutkan dalam daftar pencarian orang (DPO) bahwa Watimin memiliki tinggi badan sekitara 165 centimeter.

Warna kulitnya gelap, rambut lurus, badan kekar, wajah segi empat, dan mempunyai gigi ompong di bagian depan.

Dia adalah buruh bangunan. Pernah terlibat kasus pencurian motor.

Halaman
12

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved