Breaking News:

Berita Kendari

Pasar Tani di Kendari Sulawesi Tenggara Dongkrak Penghasilan Petani Lokal, Bantu Promosi Produk

Pasar Tani milik Pemerintah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) sukses mendongkrak pemasaran hasil pertanian lokal selama 2022.

TribunnewsSultra.com/ Amelda Devi Indriyani
Pasar Tani digelar di depan Kantor Wali Kota Kendari, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (13/1/2023). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Pasar Tani milik Pemerintah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) sukses mendongkrak pemasaran hasil pertanian lokal selama 2022.

Pasalnya, Pasar Tani ini memang diperuntukkan sebagai media promosi hasil pertanian dari kelompok-kelompok tani di Kota Kendari.

Di mana, hingga saat ini ada sebanyak 97 kelompok tani yang telah terdaftar di Dinas Pertanian Kota Kendari.

Mereka bergerak pada budidaya tanaman pangan seperti jagung, ubi, padi serta buah-buahan dan sayur-sayuran.

Kepala Bidang Perkebunan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kota Kendari, Zulkarnaim mengatakan sejak dihadirkannya Pasar Tani pada 2019, sudah memberikan dampak positif bagi para petani lokal.

Baca juga: Pemkot Tingkatkan Kelas Pasar Tani di Kendari, Pertama di Sulawesi Tenggara Pakai Pembayaran Digital

Bahkan terjadi peningkatan pada tahun 2022, di mana keuntungan para petani yang didapatkan meningkat cukup signifikan setelah dipromosikan.

"Beberapa hasil pertanian yang selama ini belum dikenal, sejak kita promosikan di Pasar Tani menjadi dikenal," kata Zulkarnaim, Jumat (13/1/2023).

"Bahkan pasarannya bukan hanya untuk masyarakat Kota Kendari, tetapi ada yang sampai keluar kota," tambahnya.

Ia mencontohkan salah satu hasil tani yang sering dipromosikan di Pasar Tani yaitu griya melon yang sebelumnya pemasaran hanya wilayah Kota Kendari, kini telah sampai hingga ke Morosi dan Morowali.

Beberapa hasil tani yang dijual dan dipromosikan di Pasar Tani yaitu sayur hidroponik, buah melon hidroponik, salak hidroponik, dan produk hortikultura lainnya.

Baca juga: Pasar Tani Dinas Pertanian Kendari Digelar Setiap Hari Jumat, Jual Beragam Sayur-sayuran Organik

Zulkarnaim mengatakan harga jualnya berada di bawah harga pasar, dengan kelebihan produk tidak menggunakan pestisida dan pupuk anorganik sehingga aman dan sehat untuk dikonsumsi.

Bahkan beberapa produk hasil pertanian petani lokal tersebut telah memiliki sertifikat layak konsumsi dari BPOM.

Untuk meningkatkan kualitas hasil pertanian tersebut, Dinas Pertanian Kota Kendari memberikan pembinaan seperti penggunaan pupuk organik.

"Di samping untuk keamanan pangan, pada saat kita mau promosikan untuk sertifikat layak konsumsi dari BPOM, jadi tidak menyusahkan kita," ucapnya.

Zulkarnaim mengaku pihaknya tidak membatasi kelompok tani yang ingin bergabung untuk mempromosikan dan menjual hasil pertaniannya.

Baca juga: Kementerian Pertanian Gelar Pasar Tani di Kendari Sulawesi Tenggara, Sediakan 12 Bahan Pokok

"Kalau tidak dibatasi, diborong habis pembeli di sana. Contohnya kemarin salak Kebun Raya Kendari yang dipromosikan di 2022, setiap kali panen masyarakat langsung mengambil ke lokasi pertanian dan hanya beberapa kilo yang bisa diambil untuk dipromosikan di Pasar Tani," jelasnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved