Berita UHO

Akademisi Farmasi UHO Kendari Temukan Obat Herbal untuk Mengatasi Disfungsi Ereksi, Efek Samping

Akademisi Farmasi Universitas Halu Oleo atau UHO Kendari menemukan ramuan herbal bagi penderita disfungsi ereksi.

Penulis: Husni Husein | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Dekan Fakultas Farmasi UHO Kendari, Prof Dr Ruslin. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Akademisi Farmasi Universitas Halu Oleo atau UHO Kendari menemukan ramuan herbal bagi penderita disfungsi ereksi.

Ia adalah Prof Dr Ruslin, yang juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Farmasi UHO Kendari beberapa waktu lalu dikukuhkan sebagai Guru Besar.

Penemuannya itu tercantum dalam Tugas Penelitian Profesor dengan judul Peran Analisis Farmasi dan Kimia Medisinal Dalam Penemuan Obat Disfungsi Seksual Secara Rasional.

Prof Dr Ruslin mencetus tumbuhan potensial afrodisiac yang digabungkan dalam senyawa murni hingga menjadi senyawa bahan baku obat.

"Sildenafil Sitrat nama obatnya. Tapi ini ada efek samping berupa sakit kepala, hidung tersumbat hingga gangguan penglihatan," katanya, pada Rabu (11/2/2023).

Baca juga: 4 Guru Besar di UHO Kendari Dikukuhkan Rektor Prof Dr Muhammad Zamrun: Berkontribusi Kemajuan Sultra

Prof Dr Ruslin mengatakan penemuannya ini dapat menjadi kabar gembira bagi keluarga tak harmonis karena permasalahan hubungan ranjang pasangan.

Kata dia, pasalnya hubungan badan suami istri juga merupakan faktor terpenting dalam kualitas kehidupan dan tingkat kebahagiaan keluarga.

"Disfungsi seksual pada laki-laki adalah ketidakmampuan melakukan hubungan seksual normal karena penurunan gairah," ungkapnya.

Dia menjelaskan disfungsi seksual ini merupakan gangguan ejakulasi dan gangguan orgasme biasa dikenal masyarakat luas.

"Akibatnya ini bisa memicu disharmoni, dan penurunan rasa percaya diri terhadap laki-laki hingga menimbulkan perceraian," ungkapnya.

Baca juga: Tiga Tahun Terakhir Total Kasus HIV AIDS di Kendari Capai 319, Akademisi UHO: Mengkhawatirkan

Prof Dr Ruslin menuturkan disfungsi ereksi ini dapat dilakukan pemulihan dengan berbagai macam pengobatan tergantung masalahnya.

"Misalnya olahraga, diet atau pola makanan yang lebih sehat, bisa juga dengan ramuan obat tradisional hingga obat modern," tuturnya.

Saat ini, obat herbal yang digagasnya sebagai obat dari disfungsi ereksi tersebut belum dijual bebas di pasaran.

Ia berharap nantinya obat herbal yang dikemukakannya ini dapat pengganti obat kuat yang saat ini terjual bebas di apotek. (*)

(TribunnewsSultra.com/Husni Husein)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved