Sabtu, 11 April 2026

Berita Wakatobi

Lensa Wakatobi Gelar Screening Film Dokumenter dan Diskusi Bernuansa Panorama Laut

Lensa Wakatobi atau Lekat didukung Asosiasi Dokumentaris Nusantara, Rumah Kita Wakatobi, Cafe Gatan dan Ampupu Beach Resort menggelar screening film.

Tayang:
zoom-inlihat foto Lensa Wakatobi Gelar Screening Film Dokumenter dan Diskusi Bernuansa Panorama Laut
Istimewa
Screening Film Dokumenter dan Diskusi Film digelar Lensa Wakatobi atau Lekat didukung Asosiasi Dokumentaris Nusantara, Rumah Kita Wakatobi, Cafe Gatan dan Ampupu Beach Resort di Cafe Gatan, Wangi-Wangi. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Lensa Wakatobi atau Lekat didukung Asosiasi Dokumentaris Nusantara, Rumah Kita Wakatobi, Cafe Gatan dan Ampupu Beach Resort menggelar screening film dokumenter dan diskusi film, Senin (19/12/2022) di Cafe Gatan, Wangi-Wangi, Sulawesi Tenggara.

Kegiatan dikemas yang disebut Floating Cinema, digelar pertama kali dengan menayangkan film Kajiama 1-2 karya Ma'ruf Ode (Kaledupa), Bakring Penjaga Laut karya Ridwan (ADN Sultra).

Lalu Mangrara Banua karya Tino Saroenggallo (Toraja), Nusantara Kode, dan empat film dari Gertak Film asal Kalimantan Barat, diantaranya Titip Sandal karya Riqhi A.S.

Baca juga: Isu Bakal Maju Pilkada Wakatobi 2024, Suwandi Andi Nyaman di DPRD Sultra: Itu Cita-cita Politik

Balaleng karya Haris Supiandi, Risau karya Vera Isnaini, dan Still Bright Middle karya Pawadi Jihad.

Floating Cinema ini berasal dari gagasan utama Lensa Wakatobi yang diketuai Guntur yang mana terhimpun dalam Komunitas Kreatif Wakatobi, yakni Rumah Kita Wakatobi.

"Kami mengusung nama Floating Cinema, alasanya adalah karena Wakatobi adalah Destinasi Wisata sebagian besar wilayahnya adalah pantai dan laut, jadi kami mencoba membuat event Nonton Film di atas Laut." Muiz Bhojest, anggota Lensa Wakatobi (Selasa, 20/12/22).

Muiz Bhojest mengatakan event Floating Cinema diharapkan agar generasi atau para pelaku film lokal bisa menampilkan karyanya.

Sekaligus melakukan screening film dan bisa belajar bersama di bidang perfilman, termasuk video dan animasi.

Baca juga: Anjungan Teluk Kendari Diperkirakan Ramai Malam Tahun Baru, Pj Wali Kota Imbau Rekayasa Lalu Lintas

"Di samping itu, Wakatobi telah ditetapkan oleh Kemenparekraf sebagai Kota Kreatif di sektor unggulan Film, Animasi dan Video.

"Semoga kegiatan ini bisa mengunggah semangat para pelaku kreatif di wakatobi untuk mulai mengekspresikan dirinya lewat karya2 seperti ini," tambahnya.

Kegiatan ini akan menjadi agenda rutin sekali dalam sebulan dengan lima target film yang akan dilakukan screening dari film lokal hingga luar Wakatobi. (*)

(Mahasiswa Magang UHO Kendari/Wa Listiani/TribunnewsSultra.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved