Berita Kendari

BPBD Kendari Jelaskan Kronologi Rumah Warga Rusak Tertimpa Pohon Ditebang Tim Satgas Penataan Kota

Satu rumah warga di Kecamatan Puuwatu rusak tertimpa pohon yang ditebang petugas Satgas Penataan Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Penulis: Laode Ari | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Satu rumah warga di Kecamatan Puuwatu rusak tertimpa pohon yang ditebang petugas Satgas Penataan Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Insiden terjadi pada Kamis (1/12/2022) sekira pukul 17.00 Wita, saat petugas Satgas Penataan Kota memangkas pohon yang berada di sepanjang jalan di Kecamatan Puuwatu. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Satu rumah warga di Kecamatan Puuwatu rusak tertimpa pohon yang ditebang petugas Satgas Penataan Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Insiden terjadi pada Kamis (1/12/2022) sekira pukul 17.00 Wita, saat petugas Satgas Penataan Kota memangkas pohon yang berada di sepanjang jalan di Kecamatan Puuwatu.

Pemilik rumah menyebut rumahnya tertimpa pohon setelah dipangkas petugas Satgas Penataan Kota Kendari.

Kata warga, petugas yang menebang pohon bahkan langsung meninggalkan lokasi setelah mengetahui peristiwa tersebut.

Kejadian itu, kemudian mendapat tanggapan dari BPBD Kota Kendari yang menjadi bagian Satgas Penataan Kota.

Baca juga: Rumah Warga di Kendari Sultra Rusak Tertimpa Pohon yang Dipangkas Petugas Satgas Penataan Kota

Kepala BPBD Kota Kendari, Paminuddin menyebut kejadian bukan kehendak petugas tetapi karena keinginan pemilik rumah.

Ia menjelaskan pemilik rumah sebelumnya menemui petugas untuk meminta menebangkan pohon yang berada di depan rumahnya.

Saat itu, petugas Satgas Penataan Kota memang melakukan pembersihan pohon di Kecamtaan Puuwatu, Rabu (30/11/2022).

"Dia (pemilik rumah) meminta tolong ditebangkan pohon depan rumah, tapi saya bilang tunggu dulu kita kaji dulu apa boleh ditebang atau tidak," jelas Paminuddin.

Usai pengerjaan selesai, petugas Satgas Penataan Kota bersiap pulang, tetapi sekira pukul 17.30 Wita, pemilik rumah menahan petugas untuk tetap meminta tolong ditebangkan pohon depan rumahnya.

Namun, petugas Satgas Penataan Kota, kata Paminuddin, meminta agar penebangan dilakukan keesokan hari karena sudah sore.

"Tapi pemilik rumah ini, bilang biar mi dikerjakan biar kena teras rumah tidak apa-apa," ucap Paminuddin.

Lanjutnya, karena pemilik tetap memaksa, maka petugas menebang pohon itu hingga saat tumbang kena bagian depan teras dan roboh.

Paminuddin mengatakan petugas kemudian melaporkan kepada dirinya pada Kamis, 1 November 2022 tentang kejadian tersebut.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved