Berita Sulawesi Tenggara

Wagub Sultra Minta Staf Ahli Kepala Daerah Tingkatkan Peran yang Adaptif, Kolaboratif dan Inovatif

Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Wagub Sultra), Lukman Abunawas sebut peran staf ahli sangat penting menunjang pelaksanaan pemerintahan.

TribunnewsSultra.com/ Amelda Devi Indriyani
Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Wagub Sultra), Lukman Abunawas sebut peran staf ahli kepala daerah sangat penting menunjang pelaksanaan pemerintahan. Hal itu ia sampaikan saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Staf Ahli Kepala Daerah se-Sultra, di salah satu hotel di Kota Kendari, Kamis (1/12/2022). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Wagub Sultra), Lukman Abunawas sebut peran staf ahli kepala daerah sangat penting menunjang pelaksanaan pemerintahan.

Hal itu ia sampaikan saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Staf Ahli Kepala Daerah se-Sultra, di salah satu hotel di Kota Kendari, Kamis (1/12/2022).

Lukman Abunawas mengatakan giat ini acara rutin para staf ahli kepala daerah provinsi maupun kabupaten kota untuk meningkatkan peran yang adaptif, kolaboratif, dan inovatif.

Ia mengatakan staf ahli kepala daerah memiliki tugas yang sangat strategis dalam hal pengkajian dan pengembangan di lingkup pemerintahan.

Menurutnya tanpa staf ahli kepala daerah, pemerintahan tidak akan bisa berjalan dengan baik, sehingga tidak boleh disepelekan.

Baca juga: Staf Ahli Kemenkumham Bidang Sosial Sebut Sarana dan Prasarana Kantor Imigrasi Kendari Sangat Baik

Kemudian, mereka wajib memberi masukan saran strategis ke kepala daerah, berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tingkat kementerian, provinsi, kabupaten, kota tanpa harus diminta.

"Misalnya, staf ahli kepala daerah bidang ekonomi pembangunan, biro ekonomi, lalu BPKAD membangun sinergitas menjadikan perekonomian daerah kita semakin baik," ujarnya.

"Di samping secara internal prestasi masing-masing OPD atau pejabat tinggi pratama lingkup pemerintah daerah masing-masing, kemudian kinerja kita juga akan terukur," bebernya.

Sementara itu, Staf Ahli Provinsi Sultra Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Ir H Boy Ihwansyah mengatakan rakor tersebut diikuti oleh staf ahli kepala daerah serta OPD kabupaten dan kota se-Sultra.

Boy Ihwansyah berharap melalui rakor ini dapat menyatukan persepsi terkait dengan peran staf ahli kepala daerah.

Baca juga: Staf Ahli Kemenkumham Cek Lapas dan Rutan yang Over Kapasitas di Sultra, Bakal Tambah Ruang Tahanan

"Iya, agar lebih optimal dalam membantu atau memberikan masukan kepada kepala daerah," pungkasnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved