Berita Kendari

Pencuri Handphone di Kendari Sultra Tertangkap Polisi, Pelaku Mengaku Butuh Uang Beli Sabu-sabu

Satuan Reserse Kriminal atau Satreskrim Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari menangkap pelaku pencurian handphone.

Penulis: Laode Ari | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Satuan Reserse Kriminal atau Satreskrim Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari menangkap pelaku pencurian handphone. H (34) ditangkap karena diduga mencuri di salah satu konter handphone yang berada di Jalan Sorumba, Kelurahan Wawowanggu, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Minggu (27/11/2022) sekira pukul 04.00 Wita. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Satuan Reserse Kriminal atau Satreskrim Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari menangkap pelaku pencurian handphone.

H (34) ditangkap karena diduga mencuri di salah satu konter handphone yang berada di Jalan Sorumba, Kelurahan Wawowanggu, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Minggu (27/11/2022) sekira pukul 04.00 Wita.

Polisi menangkap H sekira pukul 15.30 Wita saat berada di kediamannya di Lorong Rambutan, Kelurahaan Wawowanggu,  Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Provinsi Sultra.

Kasatreskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi mengatakan penangkapan pelaku pencurian tersebut karena adanya laporan dari korban.

Ia menjelaskan pelaku diduga mencuri tiga unit handphone, kartu paket data dan uang sejumlah Rp1,5 juta yang berada di konter handphone milik korban.

Baca juga: Kecelakaan Tunggal Mobil Pikap Tabrak Pohon di Kendari Sulawesi Tenggara, Satu Orang Meninggal Dunia

"Jadi cara pelaku yang korban tidak ketahui identitasnya masuk ke dalam konter lewat dinding samping dengan cara diduga memanjat tangga dari papan kayu," jelas AKP Fitrayadi melalui keterangan tertulisnya, Minggu (27/11/2022).

Kasatreskrim menambahkan atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP karena melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

Mantan Kasatreskrim Polres Konawe Selatan ini menuturkan pelaku mengaku mencuri handphone untuk digadai lalu membeli sabu-sabu.

"Hasil interogasi terhadap tersangka telah melakukan pencurian di 10 tempat berbeda. H merupakan residivis kasus yang sama yaitu pencurian," tutur AKP Fitrayadi. (*)

(TribunnewsSultra.com/La Ode Ari)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved