Berita Sulawesi Tenggara

Menko Luhut Bakal Panggil ESDM-KLHK Bahas Tambang di Indonesia, Gegara Hal Ini

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bakal panggil Menteri ESDM dan Menteri KLHK.

Istimewa
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat menghadiri groundbreaking project Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bakal panggil Menteri ESDM dan Menteri KLHK terkait penataan lingkungan di industri pertambangan.

Rencana itu muncul setelah Luhut melihat langsung lokasi pertambangan PT Vale Indonesia di Sorowako, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Ia mengaku terkejut saat berkunjung dan melihat sistem pengelolaan lingkungan yang baik di sana. Untuk itu, PT Vale Indonesia Tbk bakal dijadikan role model perusahaan atau percontohan.

Bahkan apresiasi ini juga sebelumnya sudah disampaikan kepada Luhut oleh pihak Tesla dan Ford yang sempat melakukan tinjauan ke Sorowako beberapa bulan lalu.

Baca juga: Singgung AMDAL, Menko Luhut Binsar Pandjaitan Permudah Izin PT Vale, Ini Alasannya

Mereka mengakui pengelolaan lingkungan tambang oleh Vale Indonesia setara atau berkelas dunia.

"Kalau saya melihat itu memang lingkungannya di perhatikan. Saya tadi pagi pergi ke danau (di Sorowako). Airnya jernih luar biasa, jauh lebih jernih dari Danau Toba. Saya sudah lihat banyak tambang.

"Tapi tidak ada yang seperti itu. Kalau tidak karena dipelihara oleh Vale Indonesia, tidak akan seperti itu," ucap Luhut dalam sambutannya di Seremonial Ground Breaking Blok Paloma, Kaloka, Sulawesi Tenggara, Minggu (27/11/2022).

Menurutnya, demi mempertahankan keberlanjutan lingkungan, industri pertambangan harus memperhatikan dan menerapkan sistem pengelolaan lingkungan yang baik.

Baca juga: Bjorka Bongkar Data Luhut, Klaim Menko Belum Booster, Netizen Geram: Yang Nyuruh Malah Gak Vaksin

Oleh karena itu, Binsar akan membahas lebih lanjut dan mendalam persoalan itu, mengingat aspek lingkungan sering luput dalam aktivitas industri pertambangan.

Luhut membeberkan kembali beberapa langkah yang telah dilakukan Vale Indonesia akan dijadikan role model untuk dipertimbangkan dalam penyusunan kriteria dan bakal dibahas dalam rapat.

"Misalnya, mereka punya nursery atau pembibitan yang bagus. Tiap tahun 300 hektar untuk replanting, kemudian pengolahan tanah dan sebagainya, saya lihat kemarin sangat baik," jelasnya.

"Saya akan pimpin rapat Minggu depan, bersama ESDM, KLHK untuk merumuskan lagi bagaimana Vale Indonesia menjadi model dalam penanganan itu," bebernya.

"Kita akan set up kriteria setiap tambang itu harus memenuhi persyaratan ini dalam rangka konteks lingkungan," jelasnya.

Untuk memaksimalkan pengelolaan lingkungan itu, bahkan dirinya meminta pihak kepolisian dan TNI untuk melakukan tindakan-tindakan bila hal ini tidak ditemukan.

(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved