Berita Wakatobi
Hugua Sebut Mandeknya Penerbangan ke Wakatobi Gegara Ulah Pemda Tak Serius Urusi Kerja Sama
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI asal Sulawesi Tenggara, Hugua sebut mandeknya penerbangan Wings Air ke Wakatobi karena ulah Bupati Haliana.
Penulis: Laode Ari | Editor: Sitti Nurmalasari
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI asal Sulawesi Tenggara, Hugua sebut mandeknya penerbangan Wings Air ke Wakatobi karena ulah Bupati Haliana.
Hugua mengatakan keputusan maskapai Wings Air yang lambat membuka kembali rute penerbangan karena Pemerintah Daerah atau Pemda Wakatobi tak serius mengurusi kerja sama.
Padahal, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) sudah menyediakan dana subsidi operasional senilai Rp1,5 miliar ke Pemda Wakatobi.
Anggaran tersebut diporsikan untuk diberikan ke pihak maskapai agar rute penerbangan kembali beroperasi.
"Duit ada sekarang tapi saya tidak tahu apa hambatannya, nanti tanya ke Bupati," ucapnya saat ditemui di Kendari, Minggu (27/11/2022).
Baca juga: Wings Air Buka Rute Penerbangan ke Wakatobi Sampai Maret 2023, Kunjungan Wisatawan Diharap Meningkat
Keputusan Wings Air membuka kembali jalur penerbangan ke Wakatobi pada 10 Desember 2022, disebut hanya bentuk dukungan maskapai terhadap peringatan Hari Nusantara 2022.
Selain dalam surat keputusan Wings Air, pengoperasian rute penerbangan dari atau menuju ke Wakatobi juga akan berlaku sampai 25 Maret 2022.
"Jadi yang jelas selama Hari Nusantara pasti ada penerbangan karena itu jaminan dari Pemerintah Pusat," ujar Mantan Bupati Wakatobi ini.
Anggota DPR Fraksi PDIP ini meminta Pemda Wakatobi bergerak cepat menangani masalah tersebut, agar rute penerbangan Wings Air akan terus beroperasi usai perhelatan Hari Nusantara.
Kata Hugua, Pemerintah Daerah Wakatobi segera memberikan subdisi ke pihak maskapai agar biaya operasional yang dikeluhkan segera tertutupi.
Baca juga: 5 Hari Wings Air Beroperasi di Wakatobi Sulawesi Tenggara Peringati Hari Nusantara 13 Desember
Sehingga rute penerbangan bisa berjalan normal tanpa adanya keputusan menutup jalur penerbangan ke Wakatobi.
"Karena masalahnya sekarang bukan lagi di provinsi atau kementerian, tetapi tinggal Bupati Wakatobi bertemu dengan Direktur Maskapai Wings Air untuk membuat kerja sama," jelasnya.
Ia optimis dengan dukungan dan langkah cepat Pemda Wakatobi, maka biaya operasional penerbangan maskapai segera tertutupi.
"Saya percaya kalau sudah beroperasi paling tidak hanya sebulan ada subsidi, setelah itu mandiri, karena subsdi hanya mengumpan agar operasional bertambah," tutur Hugua. (*)
(TribunnewsSultra.com/La Ode Ari)