Berita Kendari

Pj Wali Kota Kendari Asmawa Tosepu Minta Restu Gubernur Sulawesi Tenggara Kelola Kawasan Eks MTQ

Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu meminta restu Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Ali Mazi agar dapat mengelola Kawasan Eks MTQ.

TribunnewsSultra.com/ Amelda Devi Indriyani
Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu meminta restu Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Ali Mazi agar dapat mengelola Kawasan Eks MTQ. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu meminta restu Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Ali Mazi agar dapat mengelola Kawasan Eks MTQ.

Eks MTQ atau Tugu Religi Sulawesi Tenggara setinggi 99 meter ini, tepatnya terletak di Korumba, Mandonga, Kota Kendari, Provinsi Sultra.

Asmawa Tosepu meminta hal ini, lantaran Pemerintah Kota Kendari tidak memiliki kewenangan untuk mengelola Kawasan Eks MTQ yang berada di tengah Kota Kendari.

Karena, pengelolaan Tugu Religi Sultra masih di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara.

"Secara informal kami sudah memohon kepada Gubernur, kiranya pengelolaan penataan Kawasan Eks MTQ bisa diserahkan ke Pemkot Kendari, sehingga kita tata benar," ujarnya, Minggu (6/11/2022)

Baca juga: Pj Wali Kota Asmawa Tosepu Terapkan Prinsip Pentahelix Bangun Kendari, Minta Semua Pihak Kerja Sama

Kata dia, Kawasan Eks MTQ akan dijadikan sebagai tempat atau kawasan publik yang bisa digunakan untuk semua kalangan.

Seperti berolahraga, kegiatan sosial, wisata kuliner ataupun hanya sekadar menikmati pemandangan sekitar.

Namun, Asmawa Tosepu mengaku tentu ada konsekuensi yang akan dihadapi pihaknya ketika pengelolaan diberikan ke Pemkot Kendari.

Kata dia, yakni berkaitan dengan penanganan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ada di sekitar Kawasan Eks MTQ.

"Ini telah kami pikirkan, mudah-mudahan kami mendapat izin dari Pemprov Sultra untuk mengelola kawasan itu," jelasnya.

Baca juga: Heboh Penambahan Gerai Indomaret di Kendari, Pj Wali Kota Asmawa Tosepu Bantah Keluarkan Izin

Ia mengajak dan mempersilakan pihak swasta turut andil berperan mengembangkan penataan Kawasan Eks MTQ untuk kemajuan Kota Kendari.

"Silakan dari sektor swasta yang ingin berperan serta dalam penataan kawasan itu, kami membuka ruang, untuk itu kita diskusikan sama-sama seperti apa," ujarnya.

"Tentu berinvestasi bukan hanya dari sisi keuntungan yang didapat tapi juga berkontribusi untuk Kota Kendari," tambah Asmawa Tosepu.

Ia berharap dalam waktu dekat ini, Pemkot Kendari sudah mendapatkan penugasan atau pelimpahan kewenangan pengelolaan dari Pemprov Sulawesi Tenggara.

"Itu rencana yang sedang kami lakukan. Saya butuh dukungan dan mohon doanya," kata Pj Wali Kota Kendari.

Baca juga: APBD 2023 Kendari Bakal Diprioritaskan untuk Kebersihan, Asmawa Tosepu Sebut Kebutuhan Masyarakat

Untuk diketahui, bangunan ini didirikan pada tahun 2004 untuk mempersiapkan Kota Kendari sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran Nasional XXI pada 2006. (*)

(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved