Breaking News:

Berita Kendari

Tiga Strategi Utama Pemkot Kendari Tangani dan Turunkan Angka Stunting hingga 14 Persen

Pemerintah Kota Kendari akan memprioritaskan tiga strategi utama dalam menurunkan angka stunting.

TribunnewsSultra.com/ Amelda Devi Indriyani
Penjabat atau Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Pemerintah Kota Kendari akan memprioritaskan tiga strategi utama dalam menurunkan angka stunting.

Penjabat atau Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu mengatakan ketiga strategi tersebut diperlukan untuk mengurangi stunting dari 24 persen menjadi 14 persen.

"Pertama, bagi remaja putri yang belum menikah diintervensi, disarankan untuk mengonsumsi tablet penambah darah," kata Asmawa Tosepu.

Kemudian, bagi yang sudah menikah dan ibu hamil perlu diintervensi melalui makanan tambahan untuk meningkatkan gizi maupun protein kepada ibu-ibu hamil.

Ketiga, menyasar anak usia 6 sampai 24 bulan yang juga perlu diberikan makanan tambahan tinggi protein seperti telur, ikan, daging, dan susu.

Baca juga: Angka Stunting di Sultra Masih Tinggi, Masuk 12 Daerah Prioritas, BKKBN Minta Rutin Makan Ikan

Menurutnya, jenis makanan tersebut sudah tak lazim atau sangat mudah ditemukan di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Sehingga, sudah sepatutnya angka stunting di Kota Kendari, Provinsi Sultra harusnya lebih rendah dari sebelumnya.

"Bahan-bahan itu tersedia semuanya di Kota Kendari, sehingga logika dan idealnya angka stunting di Kota Kendari harusnya lebih rendah," ujarnya.

Kata dia, melalui evaluasi rencana tindak lanjut audit kasus stunting tingkat Kota Kendari 2022 yang dilakukan tim pakar ada beberapa rekomendasi akan ditindaklanjuti.

Terutama Dinas Kesehatan Kota Kendari yang akan menyediakan sarana prasarana yang dibutuhkan untuk penurunan angka stunting. (*)

(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved