Berita Kendari

Inflasi Kota Kendari Terendah di Sulawesi Tenggara, Pj Wali Kota Upayakan Tekan Kenaikan Harga

Saat ini inflasi atau kenaikan harga di Kota Kendari terendah di Sulawesi Tenggara, BPS bulan Agustus 2022 angka inflasi Kota Kendari 0,36 persen.

(Amelda Devi Indriyani/TribunnewsSultra.com)
Pj Wali Kota Kendari Asmawa Tosepu mengatakan saat ini pihaknya berupaya mempertahankan angka inflasi. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Angka inflasi atau kenaikan harga di Kota Kendari terendah di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Data Badan Pusat Statistik (BPS) bulan Agustus 2022 angka inflasi Kota Kendari sebesar 0,36 persen dengan indeks harga konsumen sebesar 114.39.

Untuk itu, Kota Kendari mendapat penghargaan dari pemerintah pusat berupa Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp10 Miliar.

Pj Wali Kota Kendari Asmawa Tosepu mengatakan saat ini pihaknya berupaya mempertahankan angka inflasi.

Baca juga: YUK Belanja di Bazar Pasar Murah Kendari, Dapatkan Produk Pangan Terjangkau Hanya Berlangsung 2 Hari

Sebab menurutnya, meskipun tingkat inflasi masih rendah dan terkendali tetapi tantangan terjadinya inflasi ke depan harus tetap menjadi perhatian.

Salah satunya, pihaknya telah melaksanakan Bazar Pasar Murah di area Ex MTQ Kendari, Sultra, sejak Kamis (20/10/2022) kemarin hingga hari ini, Jumat (21/10).

"Hasil evaluasi sampai Agustus 2022, Kota Kendari posisinya sangat bagus di angka 0,36  persen. Atas posisi itu kita mendapat penghargaan dari pemerintah pusat di ganjaran dengan Rp10 miliar dalam bentuk DID," kata Asmawa.

"Paling tidak kita mempertahankan angka 0,36. Syukur jika bisa menurunkan lagi dari angka itu karena kita angka terendah untuk inflasi di Sultra," ujarnya menambahkan.

Baca juga: Harga Motor Honda CBR250RR di Kendari Sultra, Ini Keunggulan Dimiliki Kendaraan Keluaran Terbarunya

Untuk itu, pihaknya meminta semua pihak untuk bersinergitas antar OPD, instansi vertikal, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan semua unsur yang tergabung.

Dalam Satuan Tugas Ketahanan Pangan Kota Kendari dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Kendari.

"Harus terus diperkuat dalam rangka pengendalian inflasi," ujarnya. 

Selain itu peran dunia usaha termasuk distributor juga tak kalah pentingnya.

Kata dia, kerjasama yang baik dengan pemerintah harus tetap dipertahankan dan terus ditingkatkan.

Sehingga stok dan ketersediaan pangan yang menjadi kebutuhan masyarakat betul-betul dipastikan tercukupi. (*)

(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved