Berita Kendari

Cerita Pilu Pemilik Rumah di Kendari Usai Terbakar, Perhiasan Emas, Ijazah dan Alat Elektonik Ludes

Cerita pemilik rumah di jalan Bypass Kota Kendari yang terbakar pada Senin (17/10/2022) malam. berada di Lorong Puao Bypass Jalan Brigjen M Yoenoes.

Penulis: Laode Ari | Editor: Muhammad Israjab
Laode Ari
Ibrahim dan Wa Lohi pasangan suami istri yang rumah mereka luder terbakar. Rumah mereka yang berlokasi di lorong Puao bypass kelurahan Bende, Kadia kota Kendari ini terbakar sekira pukul 21.00 Wita. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Berikut ini cerita pemilik rumah di jalan Bypass Kota Kendari yang terbakar pada Senin (17/10/2022) malam.

Lokasi rumah tersebut tepatnya berada di Lorong Puao Bypass Jalan Brigjen M Yoenoes, Kelurahan Bende, Kadia, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Insiden tersebut terjadi sekira pukul 21.00 wita pada Senin (17/10/2022) dan sempat membuat aliran listrik di sekirar lorong tersebut padam berjam-jam.

Kerugian yang dialami pemilik rumah akibat insiden trsebut ditaksir Rp400 juta.

Baca juga: Kronologi Kebakaran Rumah di Kendari Sulawesi Tenggara, Penghuni Selamatkan Motor dan Surat Penting

Petugas pemadam kebakaran menurunkan sebanyak lima unit pemadam untuk bisa menjinakkan api.

Lokasi rumah yang berada di dalam gang membuat mobil pemadam sulit masuk hingga perlu sekira dua jam untuk bisa memadamkan kobaran api.

"Penyebab kebakarannya dugaan sementara karena korsleting listrik," ucap Kepala Damkar Kota Kendari, Abdul Rifai.

Meski pemilik rumah ada saat kebakaran, namun petugas penyebut tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Sementara pemilik rumah terlihat histeris dan pasrah melihat rumah mereka hangus terbakar.

Ibrahim, pemilik rumah mengatakan, api terlihat berasal dari plafon. Dimana saat itu dirinya bersama keluarga bersiap untuk beristirahat.

Baca juga: Kebakaran Hanguskan Sejumlah Rumah di Kendari Sulawesi Tenggara, Lima Mobil Damkar Dikerahkan

"Jadi kaget liat api dari plafon, baru di rumah itu ada beberapa kamar yang kosong karena dulu saya kontrakkan," ujarnya.

Pensiunan ASN ini mengatakan, saat kejadian itu dirinya bersama dua anak, istri dan orangtua langsung berlari keluar saat api mulai membesar.

Saat itu, Ibrahim hanya bisa menyelamat motor milik yang terparkir.

Sementara alat elektronik televisi, dua leptop, mesin cuci, bahkan ijazah ludes terbakar.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved