Berita Kendari

731 Tenaga Honorer Guru di Kendari Sulawesi Tenggara Berpeluang Diangkat Jadi PPPK 2023

Sebanyak 731 tenaga honorer guru di Kota Kendari berpeluang diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2023.

TribunnewsSultra.com/ Amelda Devi Indriyani
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Kota Kendari, Sudirham. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kabar baik bagi tenaga honorer guru di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Sebanyak 731 tenaga honorer guru berpeluang diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2023.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir mengaku bersyukur meski hanya mendapat kuota PPPK untuk guru.

Apalagi jumlah tersebut terbilang cukup banyak.

Ia mengatakan tenaga honorer yang akan diangkat menjadi PPPK sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB).

Baca juga: Pemerintah Kabupaten Konut Sultra Buka Penerimaan PPPK Guru, 219 Orang Dibutuhkan

Kata dia, SK KemenPAN RB tersebut diterima Pemerintah Kota Kendari, pada Senin (19/9/2022).

"Iya alhamdulillah di Kota Kendari termasuk banyak, telah disetujui untuk dapat kuota 731 tenaga honorer, tahun depan diangkat jadi tenaga PPPK, mereka semua guru," katanya, Selasa (20/9/2022).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Kota Kendari, Sudirham mengatakan mereka memenuhi beberapa dokumen administrasi pada tahapan sebelumnya.

Selanjutnya, kata dia, mereka akan kembali menunggu arahan dari Pemerintah Pusat untuk tahapan berikutnya.

Karena kuota tenaga honorer guru yang telah diumumkan tersebut masih akan diseleksi, sebelum akhirnya mendapatkan Nomor Induk Kepegawaian (NIP) dengan perjanjian kontrak.

Baca juga: BKPSDM Konawe Utara Laksanakan Pendataan Non ASN Tiap Unit Kerja, Bukan Terkait PPPK

"Jadi masih ada tahapan-tahapan lagi yang akan dihadapi (para guru) sebelum akhirnya dinyatakan lulus, tapi kami belum tahu mengenai bentuk tahapan itu seperti apa," ujarnya.

"Misalnya dari Pemerintah Pusat ada tes, maka mereka harus tes. Kalau mereka tidak lulus, apa boleh buat, berarti belum rezekinya," kata Sudirham menambahkan.

Kata dia, sebelumnya, PPPK guru 2021 di Kota Kendari telah dibuka dengan total kuota formasi 375, sekiranya 142 orang lolos tahap pertama, kemudian 91 orang lolos tahap kedua.

Sehingga total yang lolos PPPK guru sebanyak 233 orang, tersisa 142 formasi lagi yang dibutuhkan di gelombang ketiga.

Kata Sudirham, 142 formasi tersebutlah yang juga ikut tergabung dalam kuota 731 tenaga honorer diusulkan ke pusat untuk diangkat menjadi PPPK 2023. (*)

(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved