Berita Kendari

Pejabat Polresta Kendari AKP SU Dipolisikan Balik Diduga Rekayasa Kasus Penikaman Mantan Istri

Seorang pejabat Kepolisian Resor Kota atau Polresta Kendari AKP SU dipolisikan istri sah atas dugaan laporan palsu, Rabu (22/9/2022).

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Desi Triana Aswan
Tribunnewssultra.com/Fadli Aksar
Pengacara dari HBH Law Office, dampingi mantan istri melaporkan pejabat Polresta Kendari AKP SU di Polresta Kendari, pada Rabu (21/9/2022) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI- Seorang pejabat Kepolisian Resor Kota atau Polresta Kendari Sulawesi Tenggara AKP SU dipolisikan istri sah atas dugaan laporan palsu.

AKP SU diduga merekayasa kasus penikaman yang seolah-olah dilakukan mantan istri berinisial SW terhadap dirinya.

Didampingi pengacara dari HBH Law Office, mantan istri SW melaporkan AKP SU di Polresta Kendari, pada Rabu (22/9/2022).

Kuasa Hukum SW, La Ode Muhammad Dzul Fijar menjelaskan, pihaknya melaporkan AKP SU atas dugaan merekayasa kasus, membuat laporan dan laporan sumpah palsu.

"AKP SU menuduh klien kami telah menikamnya di bagian perut dan disempurnakan dengan hasil visum RS Bhayangkara," beber La Ode Muhammad Dzul Fijar, via WhatsApp, pada Kamis (22/9/2022).

Baca juga: Istri Sah Dihadiahi Bogem Mentah Usai Pergoki Suami Selingkuh di Konda Konawe Selatan Sultra

Namun, beber Dzul Fijar, semua kebohongan AKP SU itu terbongkar saat proses di persidangan. 

Dalam persidangan, tidak pernah ada tindakan penikaman yang dilakukan mantan istri kepada AKP SU.

"Sehingga klien kami langsung diputus bebas oleh PN Kendari. Diperkuat putusan Mahkamah Agung sehingga telah berkekuatan hukum tetap," jelasnya.

Dzul Fijar menambahkan, AKP SU tidak saja merekayasa cerita mantan istrinya melakukan penikaman terhadapnya.

Melainkan, merekayasa hasil visum yang dijadikan dasar pengusutan kasus ini sehingga mantan istrinya menyandang status tersangka. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved