Berita Kendari

Dikmudora Kendari Selektif Mutasi Guru Antisipasi Kekurangan Tenaga Pendidik di Sekolah-sekolah

Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari selektif melakukan mutasi guru satuan pendidikan.

TribunnewsSultra.com/ Amelda Devi Indriyani
Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari, Amran. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari selektif melakukan mutasi guru satuan pendidikan.

Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Dikmudora Kendari, Amran menyebut mutasi guru perlu dilakukan untuk mengatasi kekurangan tenaga pendidik masing-masing sekolah.

Dikmudora mencatat sebanyak 2.019 guru yang dinyatakan lolos seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Namun, dengan jumlah tersebut Amran mengaku, Kota Kendari masih kekurangan guru khususnya di sejumlah sekolah tertentu.

Kata dia, tingginya kebutuhan akan tenaga pendidik setiap satuan pendidikan di Kota Kendari, membuat pemerintah juga terus berkoordinasi dengan para tenaga pendidik mengisi kekosongan di sekolah.

Baca juga: Pemkot Kendari Berikan Penghargaan kepada Pensiun Anumerta dan 11 Sekolah hingga Fasilitas ke DLHK

"Kami harap dengan adanya program P3K ini kebutuhan guru setiap sekolah bisa terpenuhi. Meskipun, ini juga belum bisa memenuhi kebutuhan kita secara keseluruhan," ujarnya.

Amran menjelaskan ada tiga hal yang mempengaruhi penempatan penataan ulang guru, di antaranya karena permintaan diri sendiri, kemudian adanya restrukturisasi organisasi.

Selanjutnya, adanya pemerataan dan distribusi ulang tenaga pendidik yang berkaitan dengan sebaran kompetensi dan kualifikasi.

"Jadi pada prinsipnya penempatan guru itu sesuai dengan kebutuhan masing-masing satuan pendidikan," ujarnya.

"Tapi, dalam perkembangan perjalanannya ada kondisi di mana keadaan guru di sekolah menjadi tidak seimbang. Bisa jadi karena pensiun ataupun pindah tugas," lanjut Amran.

Baca juga: Pendidikan Kesehatan Reproduksi Bakal Diintegrasikan ke Kurikulum Sekolah di Kendari Sultra

"Kalau sekarang itu kecenderungannya lebih kepada alasan permintaan sendiri. Karena dalam waktu dekat ini kebutuhan guru di masing-masing sekolah itu akan diisi dengan P3K," imbuhnya.

Untuk pengajuan mutasi sendiri, Amran menjelaskan pemerintah tidak membatasi jumlah dan waktunya.

Kata dia, pengajuan berkas mutasi akan langsung diproses, selanjutnya ditelaah dan dikaji lebih lanjut untuk menentukan layak atau tidaknya pengajuan tersebut.

Sementara penempatan para tenaga pendidik yang dimulai tidak langsung serta-merta menempatkan mereka, sebab harus menjaga iklim kerja di sekolah agar bisa tetap bekerja dengan maksimal.

Untuk penetapan penugasan mutasi tenaga pendidik ini dilakukan dua kali dalam setahun, yakni setiap bulan Juni dan Desember.

Baca juga: Tanggapan Anak-anak yang Sudah Jalani PTM 100 Persen di Sekolah, Senang Ketemu Teman dan Guru

Hal itu, berdasarkan keputusan bersama antara Dikmudora dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Kendari.

"Juni dan Desember itu sudah masuk akhir semester, artinya guru sudah menyelesaikan tugas-tugasnya," jelasnya.

"Di bulan ini juga baru akan dibuatkan penugasan baru untuk semester berikutnya, jadi tidak ada kekosongan," tutupnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved