Berita Baubau

Perkara Hutang, Pemuda di Baubau Sultra Diduga Aniaya Bayi Usia 13 Bulan hingga Kepala Bengkak

Pemuda di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) berinisial AH (34) diamankan polisi usai diduga menganiaya seorang bayi.

La Ode Muh Abiddin
Resmob Polsek Wolio bersama Unit Opsnal Intelkam Polres Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) saat mengamankan pelaku berinisial AH (34) di rumah kost Kelurahan Bukit Wolio Indah, Kecamatan Wolio, Senin malam (19/9/2022). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, BAUBAU - Seorang pemuda di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) berinisial AH (34) diamankan polisi usai diduga menganiaya seorang bayi.

Penganiayaan itu terjadi di sebuah rumah kost Kelurahan Bukit Wolio Indah, Kecamatan Wolio, Kota Baubau sekira pukul 10.00 Wita, Senin (19/9/2022).

Kapolsek Wolio Iptu Sunarton, membenarkan penangkapan seorang pemuda terduga pelaku penganiayaan terhadap bayi yang masih berumur 13 bulan tersebut.

"Kami Tim Resmob Polsek Wolio bersama Unit Opsnal Intelkam Polres Baubau berhasil mengamankan AH terduga pelaku penganiayaan bayi," ucapnya kepada wartawan, Selasa (20/9/2022).

Ia menjelaskan, penganiayaan terhadap bayi tersebut berawal dari utang piutang antara pelaku AH dan orang tua bayi malang itu.

Baca juga: Mengenal Bocah Kaos Okky, Sempat Viral Karena Kebingungan Mendengar Ucapan, Ternyata Asli Baubau

Saat itu bayi tersebut dibawa oleh kedua orang tuanya untuk menagih utang terhadap pelaku, namun karena pelaku tersinggung sehingga penganiayaan itu terjadi.

"Orang tua korban meminjamkan uang Rp 500 Ribu terhadap pelaku, pada saat ditagih pelaku merasa tersinggung dan melemparkan gayung berisi air mengenai kepala korban," terang Sunarton.

Kapolsek Wolio mengatakan, pelaku juga saat itu sempat melakukan pengancaman dengan menggunakan senjata tajam kepada orang tua korban.

Akibat dari penganiyaan yang dilakukan pelaku, bayi tersebut mengalami pembengkakan pada bagian kepala belakang.

Baca juga: 2 Pelaku Begal di Palagimata Baubau Sultra Ditangkap Polisi, Barang Bukti Handphone Ikut Diamankan

Ia menambahkan, korban juga telah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Baubau dan saat ini telah dipulangkan untuk mendapatkan perawatan di rumah.

"Saat ini pelaku berserta barang bukti senjata tajam telah diamankan di Mapolsek Wolio guna proses hukum lebih lanjut," kata dia.

Pelaku akan disangkakan dengan Pasal 80 Ayat (1) Jo. Pasal 76 UU RI No. 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan pengganti UU RI No. 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No. 23 Tahun 2022 tentang perlindungan anak. (*)

(TribunnewsSultra.com/La Ode Muh Abiddin)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved